Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto tercatat delapan kali melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih selama dua tahun memimpin pemerintahan. Dalam perombakan tersebut, sejumlah pejabat berpindah posisi, mulai dari menteri koordinator, menteri, wakil menteri, kepala lembaga, hingga pejabat tinggi TNI dan Polri.
Reshuffle Jilid I (19 Februari 2025)
Perombakan kabinet perdana di era Prabowo terjadi pada awal 2025. Orang pertama yang terkena reshuffle adalah Satryo Soemantri Brodjonegoro. Dia dicopot sebagai Menteri Pendidikan TInggi, Sains dan Teknologi dan digantikan oleh Brian Yuliarto.
Reshuffle Jilid II (8 September 2025)
Reshuffle kedua, Prabowo mencopot Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan dan digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Menteri Pemuda dan Olahraga, dan Menteri Koperasi.
Ketika itu, Prabowo tak langsung melantik Menko Polkam dan Menpora yang baru. Selang 10 hari, yakni Rabu (17/9/2025), Prabowo merombak kabinetnya dengan melantik Menko Polkam dan Menpora.
Ada sejumlah menteri, kepala badan, dan wakil menteri yang dilantik pada Rabu. Mereka adalah Menko Polkam Djamari Chaniago dan Menpora Erick Thohir. Kemudian, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka. Dalam acara tersebut, Prabowo juga melantik tiga wakil menteri.
Di antaranya posisi Wakil Menteri Koperasi dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan yang kosong sejak reshuffle kabinet jilid II. Presiden juga melantik Wakil Menteri Kehutanan baru.
Presiden melantik Wakil Kepala Badan Jaminan Penyelenggara Produk Halal, Afriansyah Noor, sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan baru. Afriansyah menggantikan Immanuel Ebenezer yang dipecat usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.
Afriansyah bukan orang baru di Kementerian Ketenagakerjaan. Dia pernah menjabat sebagai Wamenaker pada 2022, pada era Presiden ke-7 RI, Joko "Jokowi" Widodo.
Presiden juga melantik Farida Farichah sebagai Wakil Menteri Koperasi. Farida mengisi kursi kosong yang ditinggalkan Wamen Koperasi sebelumnya, Ferry Juliantono. Ferry dilantik menjadi Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie Setiadi pada reshuffle kabinet jilid II.
Pada kesempatan ini, Prabowo juga mencopot Wakil Menteri Kehutanan Sulaiman Umar. Kursi yang ditinggalkan ipar dari taipan Haji Isam itu diisi Bendahara Partai Gerindra Jawa Tengah, Rohmat Marzuki.
Rohmat Marzuki kini menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra di DPRD Jateng. Pria yang memiliki gelar Sarjana Kehutanan ini menduduki posisi sebagai Anggota Komisi B DPRD Jateng yang membidangi perekonomian dan keuangan.
Reshuffle Jilid III (17 September 2025)
Wakil Kepala Staf Kepresidenan M Qodari naik jabatan usai dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Qodari menggantikan AM Putranto yang diberhentikan pada reshuffle kabinet jilid III.
Presiden juga melantik Sarah Sadiqah menjadi Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah menggantikan Hendrar Prihadi. Sarah sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Strategi dan Kebijakan LKPP.
Presiden turut melantik Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian. Ahmad Dofiri merupakan pensiunan polisi yang terakhir menjabat sebagai Wakapolri.
Terakhir, Presiden melantik Nanik Sudariati Dayang dan Sony Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dua wakil kepala ini akan membantu Kepala BGN Dadan Hindayana.
