Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
2 Tahun Prabowo, MBG Jadi Program Terbanyak Dibahas Pemberitaan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dilaksanakan pada Senin (6/1/2025). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • MBG menjadi program prioritas pemerintahan Prabowo yang paling banyak diberitakan, dengan 967.749 pemberitaan atau sekitar 44 persen dari total pemantauan.

  • Mayoritas pemberitaan MBG bersentimen positif, tetapi isu keracunan, dugaan korupsi, masalah hukum, dan tata kelola juga mendapat sorotan.

  • Media sosial mencatat kritik besar terhadap tata kelola MBG, sehingga pemerintah diminta memperhatikan aspirasi dan data dari warganet.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
20 Oktober 2024 hingga 14 Oktober 2026

Binokular Media Utama memantau pemberitaan media massa terhadap delapan program prioritas pemerintah. MBG menghasilkan 967.749 pemberitaan.

Agustus hingga Oktober 2026

Kritik terhadap penanganan karhutla berkaitan dengan kondisi di Sumatra dan Kalimantan yang dinilai lamban dan belum memadai.

September hingga Oktober 2026

Kabut asap yang meluas mulai berdampak pada kesehatan dan aktivitas warga serta dikeluhkan sejumlah negara tetangga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Program Makan Bergizi Gratis menjadi program prioritas pemerintah yang paling banyak mendapat pemberitaan, dengan mayoritas sentimen positif.
  • Who?
    Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Binokular Media Utama, Ridho Marpaung, media massa, dan warganet.
  • Where?
    Pemberitaan media massa dan media sosial di Indonesia.
  • When?
    Pemantauan pemberitaan berlangsung sepanjang 20 Oktober 2024 hingga 14 Oktober 2026.
  • Why?
    MBG menjadi program prioritas pemerintah dan mendapat sorotan terkait komitmen Presiden Prabowo, keamanan makanan, masalah hukum, serta tata kelola.
  • How?
    Binokular memantau pemberitaan media massa dan sentimen media sosial terhadap delapan program prioritas pemerintah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

MBG adalah program makan gratis dari pemerintahan Presiden Prabowo. Program ini paling sering dibicarakan di media selama dua tahun. Banyak berita tentang MBG bernada positif, tetapi ada juga kritik soal keamanan makanan, dapur, anggaran, dan tata kelola. Warganet menyampaikan kritik, dan pemerintah diminta mendengarkannya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Data Binokular menunjukkan MBG tidak hanya menjadi program yang paling banyak dibicarakan, tetapi juga memperoleh mayoritas pemberitaan bersentimen positif. Media sosial turut menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan kritik, sehingga pemerintah memiliki tambahan fakta serta data untuk melengkapi proses pengambilan keputusan dan kebijakan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang paling banyak mendapat sorotan pemberitaan media massa selama dua tahun terakhir.

Temuan Binokular Media Utama mencatat MBG menghasilkan 967.749 pemberitaan atau sekitar 44 persen dari total pemberitaan terhadap delapan program prioritas pemerintah. Pemantauan tersebut dilakukan terhadap pemberitaan media massa sepanjang 20 Oktober 2024 hingga 14 Oktober 2026.

Meski menjadi program dengan volume pemberitaan tertinggi, mayoritas pemberitaan mengenai MBG memiliki sentimen positif. Sebanyak 71 persen pemberitaan bersentimen positif, sedangkan 27 persen lainnya negatif.

1. MBG paling banyak diberitakan

SPPG Palmerah menyiapkan paket makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (6/1/2025). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Binokular mencatat isu positif terbesar terkait MBG adalah komitmen Presiden Prabowo dengan 151.333 pemberitaan. Namun, MBG juga menjadi program yang paling banyak menghadapi sorotan negatif. Tiga isu negatif terbesar dari seluruh delapan program prioritas pemerintah bahkan berkaitan dengan MBG.

Isu tersebut meliputi insiden keracunan yang tercatat dalam 48.942 pemberitaan, dugaan korupsi dan masalah hukum sebanyak 46.359 pemberitaan, serta gejolak tata kelola Badan Gizi Nasional dengan 22.366 pemberitaan.

Sementara, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menempati posisi kedua dengan 289.796 pemberitaan. Program ini mendapat 86 persen sentimen positif dan 13 persen negatif. Sorotan negatif terbesar terkait polemik anggaran Latsarmil dan gerai yang tercatat dalam 32.157 pemberitaan.

Program Penguatan Pendidikan, Sains, Teknologi, dan Digitalisasi mencatat 283.549 pemberitaan, dengan 90 persen sentimen positif. Sementara, Program Tiga Juta Rumah menghasilkan 281.881 pemberitaan dengan 91 persen sentimen positif.

Adapun, Pemeriksaan Kesehatan Gratis mencatat 149.303 pemberitaan dengan 91 persen sentimen positif, sedangkan Food Estate menghasilkan 108.109 pemberitaan dengan 90 persen sentimen positif.

Dua program lainnya memiliki porsi sentimen negatif yang lebih besar. Reformasi Pajak mencatat 72 persen sentimen positif dan 25 persen negatif, sedangkan Rencana Kenaikan Gaji ASN memiliki 75 persen sentimen positif dan 23 persen negatif.

2. Tata kelola MBG paling banyak dikritik warganet

Aksi September Hitam juga mengajak publik menandatangani petisi menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Sorotan terhadap MBG juga terlihat di media sosial. VP Operations Binokular Big Data Analytics, Ridho Marpaung, mengatakan ada tiga program atau kinerja pemerintah yang paling banyak mendapat kritik dari warganet.

“Tiga isu terbesar di media sosial dalam periode dua tahun berjalan ini adalah Tata Kelola MBG dengan 2.605.576 sentimen negatif, Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dengan 427.717 sentimen negatif, dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan 390.966 sentimen negatif,” kata Ridho.

Kritik terhadap MBG mencakup berbagai aspek pelaksanaan program. Di antaranya keamanan dan kualitas makanan, kasus keamanan pangan termasuk temuan keracunan di sejumlah daerah, higienitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), kualitas pelaksana, hingga efektivitas penggunaan anggaran.

Sementara kritik terhadap Koperasi Desa Merah Putih menyoroti kesiapan infrastruktur, kelayakan model bisnis, transparansi anggaran, potensi persoalan tata kelola, hingga persoalan latsarmil calon manajer Kopdes dan penempatannya.

Adapun kritik terhadap penanganan karhutla berkaitan dengan kondisi di Sumatra dan Kalimantan pada Agustus hingga Oktober 2026 yang dinilai lamban dan belum memadai. Kabut asap yang meluas pada September hingga Oktober 2026 bahkan mulai berdampak pada kesehatan dan aktivitas warga serta dikeluhkan sejumlah negara tetangga.

3. Pemerintah diminta dengarkan suara warganet

SPPG Palmerah menyiapkan paket makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (6/1/2025). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Ridho menilai media sosial telah menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, pandangan kritis, kepedulian, serta mempertemukan berbagai opini pro dan kontra mengenai isu aktual.

“Tiga topik besar seperti Tata Kelola MBG, Kopdes Merah Putih dan Karhutla bisa menjadi perhatian serius pemerintah dalam mendengarkan suara-suara masyarakat. Tingginya sentimen negatif dalam topik-topik tersebut mesti bisa disikapi dengan tindak lanjut serius oleh pemerintah," tutur dia.

"Pers dan warganet menyampaikan fakta dan data yang bisa muncul lebih cepat, karena tanpa prosedur birokrasi. Pemerintah bisa mengumpulkan fakta dan data ini sebagai bahan yang melengkapi informasi lain yang sudah dikumpulkan dan diproses dalam sistem kerja pemerintah untuk mengambil keputusan dan kebijakan,” sambung Ridho.

Temuan Binokular menunjukkan MBG menjadi salah satu program yang paling menonjol dalam pemberitaan selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Tingginya volume pemberitaan sekaligus besarnya kritik di media sosial membuat pelaksanaan dan tata kelola program tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah pemerintah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article