Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan empat tersangka dugaan korupsi berupa pemerasan dan gratifikasi terkait pengurusan rencana penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kementeri Ketenagakerjaan.
Para tersangka yang ditahan adalah Gatot Widiartono (Kepala Subdirektorat Maritim dan Pertanian Ditjen Binapenta 2019-2024), Putri Citra Wahyoe, Jamal Shodiqin, dan Alfa Eshad (Staf PPTKA Ditjen Binapenta 2019-2024).
"KPK selanjutnya melakukan penahan kepada empat Tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung sejak tanggal 24 Juli 2025 sampai dengan tanggal 12 Agustus 2025. Penahanan dilakukan dilakukan di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK," ujar Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Kamis (24/7/2025).
Adapun empat tersangka lainnya telah lebih dulu ditahan KPK. Mereka adalah Suhartono (Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker 2020-2023), Haryanto (Dirjen Binapenta 2024-2025), Wisnu Pramono (Direktur Pengendalian Penggunaan TKA 2017-2019), dan Devi Angraeni (Koordinator Pengesahan Pengendalian Penggunaa TKA).
Para tersangka diduga menerima uang pemerasan hingga Rp53,7 miliar. Selain dinikmati para tersangka, Rp8,9 miliar diantaranya juga dinikmati Pegawai Kemnaker.
Berikut rincian uang yang diterima para tersangka:
Eks Dirjen Binapenta Suhartono: Rp460 juta
Staf Ahli Menaker Yasierli, Haryanto: Rp18 miliar
Eks Direktur PPTKA Wisnu Pramono: Rp580 juta
Eks Koordinator Uji Kelayakan PPTKA Devi Angraeni: Rp2,3 miliar
PPK PPTKA Gatot Widiartono: Rp6,3 miliar
Staf PPTKA Putri Citra Wahyoe: Rp13,9 miliar
Staf PPTKA Jamal Shodiqin: Rp1,1 miliar
Eks Staf PPTKA Alfa Ehsad: Rp1,8 miliar
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
4 Tersangka Korupsi Pengurusan TKA Kemnaker Ditahan KPK

4 Tersangka Korupsi di Kemnaker ditahan KPK (dok.IDN Times/istimewa)
Curated For You
- Eks Dirut Bank BJB Dicecar KPK Soal Penerimana Uang dari Agency23 Jul 2025, 20:25 WIB
Editorial Team
EditorDwi Agustiar
Related Article
Arab Saudi Galang Koalisi Internasional untuk Lindungi Pelayaran di Laut Merah31 Jul 2026, 16:46 WIB
Jelang 2029, Bawaslu: DPT Jangan Lagi Jadi "Daftar Permasalahan Tetap"31 Jul 2026, 16:43 WIB
Prabowo Diminta Jari Juru Dialog Korea Selatan dan Utara, Bahas Apa?31 Jul 2026, 16:37 WIB
Polisi Periksa Sopir Ambulans hingga Saksi yang Terakhir Lihat Sutrimo31 Jul 2026, 16:36 WIB
BGN Ancam Copot Kepala Dapur MBG yang Terindikasi Korupsi31 Jul 2026, 16:33 WIB
BGN Ancam Copot Kepala Dapur MBG yang Terindikasi Korupsi31 Jul 2026, 16:31 WIB
BGN Serahkan Temuan Anomali Rekening Dapur MBG ke Kejaksaan31 Jul 2026, 16:24 WIB
Sutrimo Meninggal dengan Mulut dan Hidung Berbusa, Polisi Periksa Dokter31 Jul 2026, 16:18 WIB
Rp311,2 Miliar Dana Anomali 414 Dapur MBG Dikembalikan via Lima Bank31 Jul 2026, 16:12 WIB
Gubernur Sumsel Dukung Putusan MK Soal Pemisahan Anggaran MBG31 Jul 2026, 16:08 WIB
BGN Kembalikan Rp311,2 Miliar Temuan Anomali di 414 Dapur MBG31 Jul 2026, 16:07 WIB
Mal dan Gedung Bangun Pagar Jelang Agustus, Polda Metro: Situasi Aman31 Jul 2026, 16:05 WIB
Dinkes Catat 703 SPPG di Sumsel Sudah Bersertifikat, 174 Masih Proses31 Jul 2026, 16:02 WIB
Pendidikan Anak Binaan di LPKA Sungai Raya Tetap Jalan, Bagaimana Bisa?31 Jul 2026, 16:00 WIB
AT Family Day Dimeriahkan Model Competition dan Lomba Band Anak31 Jul 2026, 16:00 WIB
Pramono Masih Kaji Rute Kalideres–Bandara Soetta31 Jul 2026, 15:57 WIB
Pria di Makassar Perkosa Pacarnya, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara31 Jul 2026, 15:51 WIB
Duduk di Tengah Rel, Pria Asal Lampung Tewas Tertabrak Kereta Api31 Jul 2026, 15:49 WIB
Terungkap! Atlet Golf Jesslyn Diculik Ibunya karena Tak Direstui31 Jul 2026, 15:49 WIB
Modus Bibit Sawit Ilegal di Lampung, Dijual di Marketplace Identitas Palsu31 Jul 2026, 15:47 WIB