Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

KPAI Pertanyakan Pengawasan Keselamatan Kapal Virgo Transport 8

KPAI Pertanyakan Pengawasan Keselamatan Kapal Virgo Transport 8
Proses evakuasi penumpang KMP Virgo Transport 8. (Dok. Kemenhub)
  • KPAI meminta pemerintah terus mencari penyebab tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
  • Pengawasan keselamatan diminta diperiksa, mencakup pemeriksaan kapal, izin berlayar, manifes, muatan, dan hasil ramp check.
  • Kesiapan evakuasi, termasuk alat keselamatan serta prosedur bagi anak dan kelompok rentan, turut disoroti.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta pemerintah tidak berhenti mencari penyebab tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa. KPAI mendesak seluruh rantai pengawasan keselamatan diperiksa, mulai dari pemeriksaan kapal, izin berlayar, manifes, muatan, hingga kesiapan evakuasi.

Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, mempertanyakan, apakah seluruh standar keselamatan benar-benar dijalankan sebelum kapal berangkat.

“Pertanyaan besarnya adalah apakah seluruh standar keselamatan benar-benar dijalankan sebelum kapal berangkat? Jika tidak, maka harus jelas di titik mana pengawasan gagal dan siapa yang harus bertanggung jawab,” kata Jasra dalam keterangannya kepada IDN Times, Selasa (15/9/2026).

  1. 1. Pertanyakan siapa yang periksa dan beri izin

    Selasa 1.jpeg
    Pemkot Banjarmasin siapkan tim kesehatan untuk tangani korban KM Virgo Transport 8, Senin (14/92026). Foto istimewa

    KPAI meminta investigasi menelusuri pihak yang melakukan pemeriksaan, memberikan izin berlayar, hingga hasil ramp check. Kondisi kapal, alat keselamatan, jumlah penumpang, serta kesesuaian manifes dengan kondisi faktual juga harus diperiksa.

    “Harus diperiksa seluruh rantai tanggung jawab. Mulai dari siapa yang melakukan pemeriksaan, siapa yang memberikan izin berlayar, bagaimana hasil ramp check, bagaimana kondisi alat keselamatan,” ujar Jasra.

  2. 2. Cek potensi overload

    KPAI Pertanyakan Pengawasan Keselamatan Kapal Virgo
    Suasana Posko Terpadu Kecelakaan KM Virgo Transport 8di Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (14/9/2026). (IDN Times/Khusnul Hasana)

    KPAI juga meminta pemerintah memastikan jumlah penumpang sesuai kapasitas kapal dan manifes. Pengawasan terhadap kendaraan dan alat berat yang dibawa kapal juga perlu diperiksa untuk mengetahui apakah terdapat kelebihan muatan.

    “Apakah jumlah penumpang sesuai kapasitas, apakah manifes sesuai kondisi faktual, apakah terdapat overload, bagaimana pengawasan kendaraan dan alat berat,” kata Jasra.

  3. 3. SOP evakuasi kelompok rentan

    IMG-20260914-WA0087.jpg
    Totok Hariyono, ayah Jevon Joechelin Jotham (19) penumpang KM Virgo Transport 8. (IDN Times/Khusnul Hasana)

    Selain aspek teknis, KPAI menyoroti kesiapan prosedur evakuasi, khususnya bagi anak dan kelompok rentan. Pemeriksaan perlu mencakup ketersediaan life jacket, sekoci, jalur evakuasi, alarm, radio komunikasi, dan persinyalan.

    “Bagaimana kesiapan awak kapal dan bagaimana prosedur evakuasi terhadap kelompok rentan, khususnya anak,” ujar Jasra.

    Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut membawa 243 orang dalam perjalanan dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

    Basarnas mencatat 114 orang telah berhasil dievakuasi, dengan rincian 98 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Operasi pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan untuk menemukan penumpang dan kru yang belum diketahui keberadaannya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More