Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
9 Jemaah Haji RI Wafat di Saudi, 58 Dirawat di Rumah Sakit
Jemaah haji meninggal di Tanah Suci. (Dokumentasi Humas PPIH Embarkasi Aceh untuk IDN Times)
  • Kemenhaj mencatat 9 jemaah haji Indonesia wafat di Arab Saudi, sementara 58 lainnya masih dirawat di rumah sakit akibat penyakit kardiovaskular dan gangguan pernapasan.
  • Pemerintah memperkuat tata kelola layanan kursi roda agar lebih aman, terstandar, dan bebas pungutan liar bagi lansia serta jemaah dengan keterbatasan mobilitas.
  • Kemenhaj mengimbau jemaah menjaga kesehatan di tengah suhu ekstrem 39–43°C dengan memakai pelindung diri, masker, dan menjaga asupan cairan selama beribadah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
3 Mei 2026

Kementerian Haji dan Umrah merilis data operasional haji hari ke-14. Sebanyak 211 kloter dengan 81.992 jemaah dan 841 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci, sementara 199 kloter sudah tiba di Madinah.

5 Mei 2026

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menyampaikan bahwa hingga hari ke-14 operasional, seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar. Ia juga melaporkan sembilan jemaah haji Indonesia wafat di Arab Saudi dan 58 masih dirawat di rumah sakit.

kini

Kemenhaj memperkuat tata kelola layanan kursi roda bagi lansia dan penyandang disabilitas serta mengimbau jemaah menjaga kesehatan menghadapi suhu panas di Makkah dan Madinah.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Sembilan jemaah haji asal Indonesia dilaporkan wafat di Arab Saudi, sementara 58 lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit setempat selama pelaksanaan ibadah haji tahun 2026.
  • Who?
    Jemaah haji Indonesia yang sedang menunaikan ibadah haji, serta Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui juru bicara Maria Assegaff yang menyampaikan data resmi.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di Arab Saudi, mencakup wilayah Madinah dan Makkah tempat para jemaah melaksanakan rangkaian ibadah haji.
  • When?
    Data disampaikan pada Selasa, 5 Mei 2026, berdasarkan laporan operasional hari ke-14 penyelenggaraan ibadah haji tahun tersebut.
  • Why?
    Penyebab utama kematian para jemaah dilaporkan karena penyakit kardiovaskular dan gangguan pernapasan yang dialami selama menjalankan ibadah di tengah kondisi cuaca panas.
  • How?
    Kemenhaj memastikan pendampingan petugas bagi seluruh jemaah, penanganan medis dilakukan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia dan Rumah Sakit Arab Saudi sesuai kebutuhan masing-masing pasien.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang Indonesia pergi haji ke Arab Saudi. Ada sembilan orang yang meninggal karena sakit jantung dan napas. Ada juga yang masih dirawat di rumah sakit, lima puluh delapan orang. Petugas bantu semua jemaah supaya aman dan sehat. Cuaca di sana panas sekali, jadi orang harus pakai topi, minum air, dan hati-hati biar tidak sakit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di tengah tantangan cuaca panas dan dinamika keberangkatan ribuan jemaah, penyelenggaraan haji tahun ini menunjukkan kesiapan dan ketertiban yang baik. Data Kemenhaj mencerminkan proses operasional yang lancar, dengan pendampingan petugas di setiap titik layanan serta penguatan tata kelola jasa dorong ramah lansia yang terstandar dan transparan demi kenyamanan seluruh jemaah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) merilis data operasional penyelenggaraan ibadah haji 2026 hari ke-14. Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan data per Minggu (3/5/2026), sudah ada 211 kelompok terbang (kloter) dengan 81.992 jemaah dan 841 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Maria menerangkan, dari data tersebut, 199 kloter dengan 77.269 jemaah dan 793 petugas sudah tiba di Madinah. Maria mengatakan, pergerakan jemaah haji dari Madinah ke Makkah dilakukan secara bertahap.

Saat ini, ada 52 kloter berjumlah 20.689 jemaah dan 212 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib dan persiapan puncak ibadah haji.

“Alhamdulillah, hingga hari ke-14 operasional, seluruh proses pemberangkatan dan pergerakan jemaah berjalan lancar dan terkendali. Kami memastikan setiap jemaah mendapatkan pendampingan petugas di seluruh titik layanan, baik di embarkasi, Madinah, maupun dalam perjalanan menuju Makkah,” ujar Maria dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

1. Ada 9 jemaah haji Indonesia wafat

Jemaah haji wafat di Arab Saudi (MCH Kemenag)

Dalam kesempatan itu, Maria menyampaikan, ada 9 jemaah haji Indonesia wafat di Arab Saudi. Selain itu, ada secara kumulatif tercatat 8.575 jemaah menjalani rawat jalan, 130 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), serta 172 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).

Berdasarkan data Kemenhaj, masih ada 58 jemaah yang masih menjalani perawatan di RSAS. Penyebab jemaah yang meninggal dunia mayoritas karena penyakit kardiovaskular dan gangguan pernapasan.

“Kami turut berduka cita atas wafatnya jemaah haji Indonesia. PPIH memastikan seluruh hak jemaah terpenuhi, termasuk pelaksanaan badal haji. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ucap dia.

2. Kemenhaj juga perkuat tata kelola layanan jasa dorong

Rombongan jemaah haji kloter PLM-3 dari Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, tiba di Bandara Prince Mohammed bin Abdul Aziz, Madinah. (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)

Lebih lanjut, Maria menyampaikan, Kemenhaj juga terus memperkuat kualitas layanan jasa dorong kursi roda. Ini merupakan bagia ndari layanan ramah lansia, penyandang disabilitas dan jemaah yang memiliki keterbatasan dalam bergerak.

Layanan jasa dorong kursi roda juga terstandar, terkoordinasi, dan berbasis kebutuhan, mencakup layanan di sektor, transportasi antarkota, serta di area Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Setiap pengguna layanan dan petugas diwajibkan memiliki Kartu Kendali resmi yang diterbitkan oleh PPIH.

“Kami memperkuat tata kelola layanan kursi roda untuk memastikan layanan ini tepat sasaran, aman, dan bebas dari praktik penyimpangan. Seluruh layanan harus melalui mekanisme resmi, dan tidak boleh ada pungutan liar dalam bentuk apa pun,” kata Maria.

Maria juga mengimbau jemaah untuk tidak menggunakan jasa dorong kursi roda di luar prosedur resmi untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Kami mengimbau jemaah untuk tidak menggunakan jasa dorong non-prosedural karena berisiko dari sisi keamanan dan berpotensi menimbulkan biaya yang tidak wajar,” ujar Maria.

3. Jaga kesehatan

Mbah Marjiono (103 tahun) jemaah haji tertua dari Yogyakarta berinteraksi dengan pendampingnya Ibnu Khaldun di Bandara Internasional Prince Mohammed bin Abdul Aziz, Madinah, Minggu (03/05/2026) (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)

Kemenhaj juga mengimbau jemaah haji untuk terus menjaga kesehatan. Terlebih, suhu di Makkah dan Madinah bisa mencapai 39-43 derajat celcius. Bila ingin bepergian, diimbau menggunakan payung, topi, masker, alas kaki hingga menjaga kecukupan cairan tubuh.

“Kami mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan di tengah cuaca panas. Gunakan pelindung diri dan pastikan kebutuhan cairan terpenuhi agar ibadah tetap berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Editorial Team