Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Venezuela Bakal Bangun 25 Ribu Rumah Baru untuk Korban Gempa

Venezuela Bakal Bangun 25 Ribu Rumah Baru untuk Korban Gempa
susana gedung pencakar langit di Maracay, Aragua, Venezuela (unsplash.com/@jsshotz)
Intinya Sih
  • Pemerintah Venezuela berencana membangun 25 ribu rumah baru bagi korban gempa, dengan prioritas pada transparansi dan pendataan melalui program Unique Housing Registry berbasis sidik jari dan kode QR.
  • NASA melaporkan sekitar 58.870 bangunan di Venezuela rusak akibat dua gempa besar, berdasarkan analisis citra satelit Sentinel-1 yang digunakan untuk memetakan dampak bencana secara cepat.
  • Presiden Parlemen Jorge Rodriguez meminta dukungan Brasil dalam pemulihan pascagempa, sementara Brasil telah mengirim bantuan kemanusiaan dan mendukung pembangunan rumah bagi keluarga terdampak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Parlemen Venezuela, Jorge Rodriguez, pada Senin (13/7/2026), mengumumkan rencana untuk mendirikan 25 ribu rumah bagi untuk korban gempa di negaranya. Ia menyebut, sebanyak 18 ribu orang kehilangan rumahnya usai gempa besar di Venezuela. 

Sebelumnya, Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez mengatakan, akan membangun ribuan rumah baru sebelum akhir 2026. Ia sudah menghubungi sejumlah organisasi internasional untuk membantu program pendirian rumah di Venezuela. 

1. Pemerintah Venezuela mulai mendata warga yang kehilangan rumah

ilustrasi bendera Venezuela
ilustrasi bendera Venezuela (Johanna Itriago, CC BY-SA 3.0 , via Wikimedia Commons)

Rodriguez mengatakan bahwa pemerintah Venezuela akan memprioritaskan solusi untuk memberikan rumah dan transparansi korban terdampak. Ia menyebut, pemerintah sudah mendirikan program Unique Housing Registry. 

Dilansir Orinoco Tribune, program ini akan membuat sistem menggunakan sidik jari untuk membuat basis data khusus bagi warga yang kehilangan rumah. Nantinya, setiap keluarga akan menerima struk khusus dengan kode QR sebagai sertifikasi khusus. 

Ia menyatakan, pemerintah akan meresmikan 200 rumah baru pekan depan. Sebab, semua sekolah yang dijadikan tempat shelter sementara harus dikosongkan menjelang dimulainya tahun ajaran baru pada September. 

Selain itu, pemerintah sudah merencanakan pembangunan lebih dari 40 plot lahan di La Guaira. Nantinya, di negara bagian itu akan dibangun hunian modern di area seluas 584 ribu meter persegi dengan konstruksi tahan gempa.

2. NASA sebut 50 ribu bangunan di Venezuela hancur

suasana Caracas, Venezuela dari ketinggian
suasana Caracas, Venezuela dari ketinggian (unsplash.com/arq_blee)

Pekan lalu, NASA menyebut bahwa dua gemba besar di Venezuela telah menyebabkan 58.870 bangunan hancur dan mengalami kerusakan. Jumlah ini didapat dari evaluasi cepat dari NASA menggunakan citra satelit Sentinel-1. 

Dilansir EFE, Sistem Koordinasi Dampak Bencana NASA mengaktifkan dukung dan akan memublikasikan peta tambahan. Para pakar menggunakan data dari Sentinel-1 di area terdampak dan data pertama didapat pada 24 Juni, pukul 22.50 waktu setempat. 

3. Rodriguez minta bantuan Brasil untuk pemulihan Venezuela

ilustrasi bendera Brasil
ilustrasi bendera Brasil (unsplash.com/fdantas)

Pada saat yang sama Rodriguez meminta bantuan Presiden Brasil, Luis Inacio Lula da Silva untuk membantu pemulihan pasca-gempa di Venezuela. Lula juga mengungkapkan kekhawatirannya kondisi terkini dan akan mendukung pemerintah Venezuela dalam upaya pemulihan. 

Pada akhir Juni, Menteri Pertahanan Brasil, Jose Mucio sudah berkunjung ke Venezuela untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan. Kedatangannya juga berkaitan dengan rencana pendirian rumah baru secara massal bagi keluarga terdampak. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More