Petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memeriksa bahan semai untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang telah dimuat ke dalam pesawat Cessna 208 Caravan PK-SNM di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/10/2025). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Suharyanto menjelaskan, OMC hibrida menggunakan dua metode intervensi atmosfer. Teknik yang dipilih bergantung pada ada atau tidaknya awan di wilayah operasi.
Ketika awan tersedia, pesawat melakukan stimulasi hujan. Sementara ketika tidak terdapat awan yang cukup, petugas menggunakan water mist untuk membantu mengurai dan mengikat partikel abu serta polutan di udara.
"Saat tersedia awan dilakukan stimulasi hujan, sedangkan ketika tidak terdapat awan, petugas menyebarkan water mist untuk mengurai dan mengikat partikel abu serta polutan berbahaya," kata Suharyanto, dikutip dari ANTARA pada Rabu (9/9/2026).
Dengan kombinasi kedua metode tersebut, OMC dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca di wilayah yang menjadi sasaran operasi.