Jakarta, IDN Times - Perwakilan Yayasan Sekolah di kawasan Jakarta Selatan, mengungkap sengketa kepengurusan menjadi pintu masuk ditemukannya senjata di sejumlah ruangan sekolah. Pengurus baru, baru bisa mengakses ruangan setelah memberhentikan ketua pengurus sebelumnya.
"Iya, karena tanpa ada sengketa itu kami enggak bisa masuk. Justru karena sengketa itu, kami kemudian memberhentikan dia ketua, lalu kemudian kami punya akses untuk masuk ke dalam ruangan, ruangan sekolah kan," kata Kuasa Hukum Yayasan, Hermawanto saat ditemui di lokasi, Jumat (7/8/2026).
