Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ratusan Senjata Api, Narkoba dan CD Porno Ditemukan di Sekolah Jaksel

Ratusan Senjata Api, Narkoba dan CD Porno Ditemukan di Sekolah Jaksel
ilustrasi senjata api (IDN Times/Irfan Fathurohman)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Sebanyak 995 pucuk senjata api beserta amunisi ditemukan di ruangan yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan.
  • Hermawanto menyebut temuan awal terdiri dari Air Rifle, postol, dan senapan kaliber 4,5.
  • Polres Metro Jakarta Selatan menerima laporan masyarakat dan telah membuat Laporan Polisi Model A.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah temuan ini perlu penyelidikan lebih lanjut?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sebanyak 995 pucuk senjata api beserta amunisinya ditemukan di sebuah ruangan yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan (Jaksel).

Pengacara pelapor, Hermawanto mengatakan, ratusan senjata api itu ditemukan pada 10-11 Juli 2026, terdiri dari 776 pucuk Air Rifle, 215 postol, dan empat senapan kaliber 4,5 mm. Terbaru, pihaknya juga menemukan narkoba hingga puluhan CD Porno di ruangan yang sama saat digeledah pada Rabu (5/8/2026).

“Ditambah lagi temuan baru lagi tadi malam ada CD porno, narkotika, dan AK 47 masih di tempat yang sama,” kata Hermawanto kepada IDN Times, Kamis (6/8/2026).

Dia mengatakan, ruangan yang digeledah merupakan ruangan Ketua Yayasan berinisial IW.

“Ruangan (IW) yang saya bongkar itu ruangan yang kita temukan (barang bukti) semuanya di situ,” kata dia.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan, pihaknya telah menerima laporan masyarakat terkait temuan tersebut pada 15 Juli 2026.

“Benar Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dari masyarakat terkait temuan senjata yang terdiri dari air gun dan senjata api yang tersimpan di salah satu ruangan di yayasan sekolah di Pondok Pinang, Kebayoran Lama,” kata Joko saat dihubungi, Kamis (6/8/2026).

Joko menjelaskan, sebelum menerima laporan dari masyarakat, penyidik lebih dahulu membuat laporan Polisi Model A setelah mengetahui adanya peristiwa tersebut. Menurut dia, langkah itu dilakukan sebagai dasar penanganan awal sebelum proses penyelidikan berjalan lebih lanjut.

“Sebelum adanya laporan polisi dari masyarakat, Polres Jakarta Selatan telah membuat Laporan Polisi Model A sesaat setelah ditemukannya kejadian tersebut,” ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More