PM Inggris Tegaskan Kepulauan Falkland sebagai Hak Negaranya

- PM Inggris Andy Burnham menegaskan Falkland adalah teritori Inggris dan menolak tuduhan Argentina soal okupansi ilegal, sambil menyatakan siap menghadapi ancaman serta tantangan hukum.
- London menyebut kedaulatan Falkland didukung pilihan mayoritas penduduknya, serta menilai sikap Argentina bertentangan dengan Piagam PBB dan prinsip negara demokrasi.
- Inggris mendukung eksplorasi minyak berizin di Falkland, menyatakan hukum Argentina tidak berlaku di sana; Burnham juga membahas isu tersebut dengan Presiden AS Donald Trump.
Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri (PM) Inggris, Andy Burnham mengatakan bahwa Inggris Raya punya hak atas teritori terluar. Ia menolak tuduhan Argentina soal okupansi ilegal di Kepulauan Falkland.
“Ini mengenai menegakkan Piagam PBB dan hukum. Kami akan berdiri melawan segala ancaman dan tantangan hukum bukan hanya dari Rusia tapi dari lainnya juga yang mengancam teritori Inggris, seperti Kep. Falkland,” tuturnya, dikutip dari Mercopress, Kamis (24/9/2026).
Beberapa bulan terakhir, hubungan Argentina dan Inggris memanas imbas pengeboran minyak di Kep. Falkland. Argentina sudah memblokir operasional perusahaan yang tidak meminta izin.
1. Inggris tidak melihat sikap Argentina sebagai negara demokrasi

ilustrasi bendera Argentina (pexels.com/mariano-di-luch) Pada saat yang sama, Inggris merespons pernyataan Presiden Argentina, Javier Milei soal Kep. Falkland. Menurutnya, sikap Argentina tidak sesuai dengan prinsip Piagam PBB dan sebuah negara demokrasi.
London menekankan bahwa kedaulatan Kep. Falkland dan area maritim di sekitarnya berada di bawah Inggris. Sebab, mayoritas dari warga kepulauan tersebut sudah menentukan untuk tetap berada di bawah Inggris.
“Argentina terus menolak hak dasar warga Kep. Falkland. Warga di sana secara aktif mencari kesempatan untuk mendukung kedaulatannya,” tuturnya.
2. Inggris dukung eksplorasi minyak di Kep. Falkland

ilustrasi fasilitas pengeboran minyak lepas pantai (unsplash.com/zacharytheodore) Mengenai eksplorasi dan pengeboran minyak di Kep. Falkland, Inggris menyatakan dukungannya. Menurutnya, eksplorasi hidrokarbon sudah disetujui dan mengantongi izin dari otoritas Kep. Falkland yang berhak mengatur wilayahnya sendiri.
Dilansir Buenos Aires Herald, Inggris menekankan bahwa hukum Argentina tidak berlaku bagi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Falkland. London menyebut aktivitas perusahaan tersebut berada di luar yurisdiksi Argentina.
3. Burnham bertemu Trump singgung Falkland

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Gage Skidmore from Peoria, AZ, United States of America, CC BY-SA 2.0 , via Wikimedia Commons) Sebelum pidato di Majelis Umum PBB di New York, Burnham sudah bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. PM Inggris yang baru terpilih itu mengharapkan agar Trump mau mendengarkan masalah Kep. Falkland.
Sementara itu, Trump tidak menyinggung apapun terkait dengan kepulauan tersebut. Namun, presiden sayap kanan itu mengkritisi Inggris terkait penyerahan Kepulauan Chagos ke Mauritius.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)

















