Jakarta, IDN Times — Menjelang peringatan hari buruh (May Day) 2026, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan dialog dengan para buruh dan pekerja untuk menyerap berbagai aspirasi mereka.
Hal itu ia lakukan saat silaturahmi dan dialog dengan serikat buruh dan serikat pekerja di Truntum Gama, Kota Semarang, Senin, 27 April 2026. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan 78 serikat pekerja dan serikat buruh yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan serupa juga pernah dilakukan pada 2025 lalu.
Sejumlah permasalahan dan aspirasi yang disampaikan para buruh di antaranya terkait pemutusan hubungan kerja (PHK), ketidakjelasan pesangon yang belum dipenuhi pihak perusahaan, hingga persoalan kesejahteraan pekerja dan buruh. Luthfi menjawab satu persatu aspirasi yang disampaikan oleh para buruh yang datang pada acara tersebut.
Dalam kesempatan itu, mendekati peringatan May Day 2026, Luthfi juga mengajak para buruh untuk merayakan dengan kegiatan konstruktif dan menjaga kondusivitas di masing-masing wilayah.
"Pada peringatan May Day nanti, mari adakan kegiatan yang konstruktif tanpa mengurangi hakikat May Day itu sendiri. Yaitu dengan cara menjaga hubungan industrial yang kondusif," kata Luthfi.
