Comscore Tracker

5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Pilkada Jawa Tengah

#Pilkada2018 Apa aja yang unik di Pilkada Jawa Tengah?

Jakarta, IDN Times - Pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 hari ini berlangsung serentak di 171 daerah. Salah satu yang daerah yang akan menggelar Pilkada serentak adalah Jawa Tengah.

Nah, berikut ini lima hal yang perlu kamu tahu soal Pilkada Jawa Tengah yang diikuti dua pasangan calon.

1. Ada 27 juta pemilih

5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Pilkada Jawa TengahIDN Times/Sukma Shakti

Berdasarkan situs resmi KPU, hampir 27 juta pemilih atau sekitar 26.442.514 terdiri dari 13.153.696 laki-laki dan 13.288.818 perempuan. Sekitar 69.827 TPS akan disediakan KPU untuk memeriahkan pesta demokrasi di Jawa Tengah.

KPU juga menyasar pemilih muda. Pada Pilkada serentak 2018 di Jawa Tengah, tercatat ada pemilih pemula laki-laki 743.192 orang dan pemilih pemula perempuan 708.076 orang. Total jumlah pemilih pemula di Jateng 1.451.268 orang.

2. Dua pasang calon gubernur berduel

5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Pilkada Jawa TengahIDN Times/Sukma Shakti

KPU Jawa Tengah menetapkan tujuh daerah kabupaten/kota yang akan menggelar pilkada serentak pada 2018, di antaranya Kabupaten Banyumas, Temanggung, Kudus, Karanganyar, Tegal, Magelang, dan Kota Tegal.

Selain ketujuh daerah tersebut, duel paling ditunggu adalah pertarungan menuju kursi gubernur dan wakil gubernur. Ada dua pasangan yang bertarung untuk kursi gubernur dan wakil gubernur, yakni petahana Ganjar Pranowo-Taj Yasin dan Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said-Ida Fauziyah. 

Ganjar-Yasin yang mendapat nomor urut 1 mendapat dukungan dari PDIP, PPP, Demokrat, Nasdem, dan Golkar. Sementara, Sudirman-Ida diusung oleh Gerindra, PKB, PKS, dan PAN memperoleh nomor urut 2. 

3. Sama-sama didukung Nahdlatul Ulama

5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Pilkada Jawa TengahIDN Times/Sukma Shakti

Baik Ganjar-Yasin ataupun Sudirman-Ida memiliki basis Nahdatul Ulama yang kuat. Taj Yasin atau akrab disapa Gus Yasin, adala putra dari Ulama Besar NU KH Maimoen Zubair. 

Kendati, sosok Ida Fauziyah juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Ida saat ini menjabat Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama. Ida juga tercatat pernah menjadi Ketua Umum Fattayat NU sejak 2010.

4. Kedua calon gubernur rajin melaporkan harta kekayaan

5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Pilkada Jawa TengahIDN Times/Sukma Shakti

Ganjar Pranowo dan Sudirman Said tercatat rajin memperbarui laporan harta kekayaan mereka. Ganjar tercatat empat kali melapor harta kekayaannya. Pertama sejak menjadi anggota DPR pada 2003, 2010 dan 2013, dan terakhir tercatat melapor pada 4 Juli 2014. 

Selanjutnya, Sudirman juga tercatat tujuh kali memperbarui harta kekayaannya sejak 2002 sampai data terbaru yang tercatat pada 6 Oktober 2016. Mulai saat dirinya menjadi anggota DPRD Sumatera Selatan, Hakim di Pengadilan Agama Blitar dan Jember, Direktur Pindad sampai ke jabatan terakhir seusai menjabat sebagai menteri energi dan sumberdaya mineral.

5. Sudirman lobi Anies Baswedan jadi juru kampanye, Ganjar banyak followers millennials

5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Pilkada Jawa TengahIDN Times/Sukma Shakti

Sudirman Said diketahui melobi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya untuk menjadi juru kampanye, agar dirinya bisa memenangkan Pilkada Jateng. Mengingat kodisinya saat ini dianggap mirip dengan proses pertarungan antara Anies dan Ahok.

Saat itu Anies harus putar otak agar bisa mengalahkan Gubernur Petahana. Sementara itu, Ganjar Pranowo salah satunya akan menggunakan media sosial sebagai cara gaet millennials untuk mendulang suaranya, karena banyak memiliki followers di media sosial.

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Soal Pilkada Sulawesi Tengah

Baca juga: 5 Hal Menarik Ini Cuma Ada di Pilkada NTT

 

Topic:

  • Rochmanudin

Just For You