Jakarta, IDN Times - Amnesty International Indonesia mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas serangan terhadap aktivis mahasiswa BEM Universitas Indonesia (UI), Hafidz Hernanda alias Bapis. Amnesty meminta polisi menelusuri rangkaian kejadian hingga pihak yang berada di balik serangan tersebut.
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengatakan, serangan terhadap Bapis tidak boleh dibiarkan tanpa pengusutan menyeluruh.
“Rangkaian teror terhadap aktivis mahasiswa UI dan tokoh-tokoh kritis lainnya, termasuk Andrie Yunus yang selama ini mengendap harus segera diusut tuntas hingga ke dalang utamanya,” kata Usman dalam keterangan tertulis, Selasa (6/10/2026).
