Jakarta, IDN Times - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, mendorong pemerintah memanfaatkan teknologi drone dalam operasi pemadaman kebakatan lahan di Gunung Bromo yang meluas hingga 520 hektare. Penggunaan water bombing diperlukan karena medan di beberapa titik Tengger sulit dijangkau tim darat.
Daniel mengatakan, pemantauan titik api secara real-time melalui pemanfaatan teknologi drone dapat memetakan sebaran api secara akurat. Langkah ini juga dapat meminimalisir personel darat yang harus masuk ke titik-titik berisiko tinggi di medan berbahaya tersebut.
"Data dari drone ini juga bisa menjadi dasar penentuan prioritas sasaran water bombing agar lebih efektif dan tepat sasaran," kata Daniel kepada jurnalis, Senin (10/8/2026).
