Bogor, IDN Times - Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan barang bukti narkotika berbagai jenis hasil pengungkapan lima jaringan nasional dan internasional pada Puncak Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Gedung BNN Lido, Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago beserta jajaran pimpinan BNN dan instansi terkait.
Deputi Pemberantasan Narkotika BNN, Irjen Pol Aswin Sipayung menegaskan, pola peredaran gelap narkotika saat ini makin berkembang dan beragam.
"Pengungkapan berbagai kasus tersebut menunjukkan bahwa jaringan narkotika terus mengembangkan modus operandi dengan memanfaatkan berbagai jalur penyelundupan, mulai dari penerbangan internasional, transportasi laut, mekanisme impor barang, hingga produksi narkotika di clandestine laboratory," ujar Irjen Pol Aswin Sipayung dalam keterangannya.
Barang bukti yang dimusnahkan mencakup 2.996 gram hashish, 8.876,08 gram sabu, 3.360.604 gram (3,3 ton) bunga ganja Thailand, 860 militer cairan prekursor, 1.780 militer cairan kimia, serta 582,19 gram padatan kimia. Sebagian kecil barang bukti disisihkan untuk kepentingan pemeriksaan laboratorium dan persidangan.