Pesawat Ditumpangi Zelenskyy Hampir Jadi Sasaran Drone di Moldova
.jpg)
- Pesawat Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy nyaris terkena drone saat berada di Moldova dalam perjalanan menuju Oslo untuk pemakaman Raja Harald dan pembahasan kerja sama bilateral.
- Zelenskyy dan Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store bertemu industri pertahanan untuk mendorong FREYJA, program senjata anti-rudal alternatif Patriot; Norwegia mengalokasikan 85 juta krona pada 2026.
- Presiden Moldova Maia Sandu mengecam serangan drone Rusia di perbatasan Starokozache yang menewaskan dua warga sipil dan melukai tiga orang, serta memicu penutupan sementara wilayah udara Moldova.
Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Store mengatakan bahwa pesawat yang ditumpangi Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy hampir jadi sasaran drone pada Rabu (9/9/2026). Insiden itu terjadi saat Zelenskyy hendak bertolak ke Oslo, Norwegia.
Zelenskyy mengadakan kunjungan ke Norwegia untuk menghadiri pemakaman Raja Harald. Selain itu, untuk meningkatkan kerja sama antara Ukraina dan Norwegia.
1. Zelenskyy hampir diserang drone di Moldova

ilustrasi pesawat (unsplash.com/snowjam) Store mengatakan bahwa serangan drone tersebut menunjukkan realitas yang harus dihadapi Zelenskyy setiap harinya. Ia menilai keberhasilan lepas dari ancaman serangan drone tersebut sangat dramatis.
Dilansir The Kyiv Independent, pesawat yang ditumpangi Zelenskyy hampir terkena serangan drone saat berada di Moldova. Sementara, drone dan rudal Rusia diketahui sudah melanggar wilayah udara Moldova dan Rumania dalam beberapa bulan terakhir.
Kementerian Pertahanan Moldova mengatakan, drone type Shahed sudah masuk ke Moldova pada pukul 16.20 waktu setempat. Kemudian drone itu melintas di wilayah udara Rumania pada pukul 16.37.
2. Ukraina dan Norwegia dorong program pembuatan senjata anti-rudal

ilustrasi bendera Norwegia (Maarten Heerlien from Voorschoten, The Netherlands, CC BY 2.0 , via Wikimedia Commons) Pada hari yang sama, Zelenskyy dan Store sudah bertemu dengan pemimpin perusahaan pertahanan di Norwegia. Pertemuan ini untuk mendorong program pembuatan senjata anti-rudal, FREYJA yang berfungsi sebagai alternatif Patriot milik Amerika Serikat (AS).
Sebelumnya, Norwegia sudah mengalokasikan dana sebesar 85 juta krona Norwegia (Rp161,7 miliar) untuk Program Dukungan Nansen pada 2026. Rencananya, Oslo akan mempertahankan bantuan ini pada tahun depan.
3. Presiden Moldova kecam serangan Rusia di perbatasan Ukraina

Presiden Moldova, Maia Sandu. (European People's Party, CC BY 2.0 , via Wikimedia Commons) Presiden Moldova, Maia Sandu mengecam serangan drone Rusia ke pintu perbatasan Ukraina-Moldova, Starokozache. Serangan tersebut mengakibatkan 2 warga sipil tewas dan 3 lainnya terluka.
Sandu menyebut, serangan Rusia kali ini memaksa Moldova menutup wilayah udaranya untuk sementara waktu. Ia memperingatkan agar Rusia tidak terus meluncurkan serangan ke arah barat dan meminta dukungan lebih untuk membantu pertahanan udara Ukraina.






















