CEK FAKTA: 5 Jurnalis dan ABK Hilang Kontak Ditemukan di Kepulauan Seribu

Kabar lima jurnalis dan awak kapal ditemukan selamat di Kepulauan Seribu belum memiliki keterangan resmi.
Basarnas melanjutkan pencarian melalui operasi rutin setelah satu ABK ditemukan di Bengkulu.
Informasi mengenai penemuan lima jurnalis di Kepulauan Seribu dinyatakan hoaks oleh tim cek fakta IDN Times.
Jakarta, IDN Times - Sebuah narasi di media sosial TikTok menginformasikan kabar terbaru lima orang jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Kerakatau. Dalam sebuah unggahan pengguna akun giorgio, disebutkan kelima jurnalis tersebut terdampar di Kepulauan Seribu di Jakarta.
Unggahan tersebut lantas menuai reaksi dari para warganet. Video tersebut banyak disukai pengguna TikTok dan mencapai delapan ribu pengguna yang menyukainya. Namun, pengguna akun terlihat mematikan kolom komentarnya.
Dalam unggahannya, pengguna akun tersebut turut menyertakan foto yang menggambarkan lima orang jurnalis yang berada di atas perahu.
"Update: wartawan ditemukan terdampar di pulau seribu," demikian keterangan foto dalam unggahan itu, seperti dikutip IDN Times, Sabtu (26/9/2026).
1. Ditemukan dalam keadaan selamat

Tim SAR Lampung terus melakukan pencarian terhadap jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda. (Dok. Basarnas Lampung). Selain itu, dalam unggahan tersebut, pengguna akun juga menginformasikan bahwa kelima orang jurnalis yang hilang di Selat Sunda ditemukan dalam keadaan selamat.
"Setelah Hilang Kontak, Kelima Wartawan Akhirnya Ditemukan dalam Keadaan Selamat," tulisnya lagi.
Lantas benarkah kelima orang jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda kini terdampar di Pulau Seribu? Berikut penjelasannya.

Tangkapan layar soal informasi 5 jurnalis ditemukan di Kepulauan Seribu. (Dok. TikTok). 2. Basarnas buka suara soal kabar pencarian 5 jurnalis dan ABK hilang kontak di Selat Sunda

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kedua kiri) didampingi Wakil Menteri Perhubungan Suntana (kiri) dan Direktur Operasi Basarnas Laksma TNI Yudhi Bramantyo (kanan) memberikan keterangan update penanganan kecelakaan Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 di Posko Nasional Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (16/9/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/rwa. Operasi pencarian lima jurnalis dan ketiga anak buah kapal (ABK) yang hilang kontak di Selat Sunda dihentikan pada hari ke-10. Namun, Basarnas kini memastikan pencarian tetap dilanjutkan setelah satu orang ABK ditemukan di Bengkulu.
Kepala Basarnas, Mohammad Syafii mengatakan, pencarian lima jurnalis dan awak kapal lainnya dilanjutkan dalam operasi rutin. Ia memastikan Kantor SAR di wilayah terkait tidak akan menghentikan pencarian tersebut.
"Sesuai yang sudah menjadi ketentuan dalam pelaksanaan tugas di Basarnas bahwa operasi akan terus dilakukan, kan itu," kata Syafii di Gedung DPR RI, Kamis (24/9/2026).
Menurut dia, operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan awak kapal adalah operasi gabungan. Dia menegaskan, operasi yang dihentikan merupakan operasi gabungannya. Sedangkan proses pencarian tetap dilanjutkan.
"Hanya saja, operasi khusus yang dilaksanakan terhadap teman-teman jurnalis waktu itu kan kita langsung operasi gabungan SAR, operasi yang dihentikan adalah operasi gabungannya. Dialihkan ke operasi rutin," kata dia.
3. Lima jurnalis ditemukan selamat di Kepulauan Seribu hoaks

ilustrasi hoaks (freepik.com/freepik) Berdasarkan informasi yang dihimpun tim cek fakta IDN Times, belum ada keterangan resmi dari otoritas terkait mengenai kabar ditemukannya kelima orang jurnalis dan awak kapal di Selat Sunda. Informasi terbaru, salah seorang ABK ditemukan di perairan Bengkulu. Sedangkan pencarian terhadap lima jurnalis dan awak kapal lainnya masih dilanjutkan.
Dengan demikian, informasi yang menyebutkan lima jurnalis dan awak kapal yang ditemukan selamat di Kepulauan Seribu merupakan informasi hoaks atau bohong. IDN Times mengajak semua pihak untuk lebih berhati-hati menyerap informasi yang tersebar di media sosial. IDN Times juga tidak berhenti mengajak semua pihak untuk tidak menyebarkan konten-konten hoaks.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)


![[CEK FAKTA] Viral Pamflet Ajakan Pawai LGBT di Makassar](https://image.idntimes.com/post/20260814/ilustrasi_cek-fakta2_a8733877-4830-411c-af9a-3bd587259b36.png)


















