Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
CEK FAKTA: Benarkah Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak di Cipete?
ilustrasi pistol (IDN Times/Mardya Shakti)
  • Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ditembak di Cipete, Jakarta Selatan, adalah hoaks setelah dikonfirmasi kepada Polres Jakarta Selatan.
  • Isu viral tersebut berasal dari unggahan Instagram yang mengklaim ajudan Febrie tewas ditembak orang misterius dan jasadnya belum ditemukan.
  • Kabar muncul setelah Sutrimo, 42 tahun, yang disebut penjaga rumah Febrie, ditemukan tak sadarkan diri di klinik, dinyatakan meninggal, lalu dimakamkan di Banyumas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Polisi bilang kabar ajudan Febrie Adriansyah ditembak di Cipete itu tidak benar. Kabar itu ramai di media sosial. Polisi sudah tanya ke polisi Jakarta Selatan. Sebelumnya, Sutrimo, penjaga rumah Febrie, ditemukan tidak sadar di klinik. Ia lalu meninggal dan sudah dimakamkan di Banyumas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Isu soal ajudan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah ditembak di Cipete, Jakarta Selatan, viral di media sosial.

Informasi itu diunggah akun Instagram @kementerian_kurangajar.

“INFO A77, SETELAH PENJAGA RUMAHNYA FEBRIE TEWAS SECARA MISTERIUS. KONON AJUDANNYA FEBRIE DIDUGA TEWAS DITEMBAK OLEH ORANG MISTERIUS SAMPAI SEKARANG BELUM DITEMUKAN JASADNYA HILANG BEGITU AJA,” tulis keterangan dalam gambar yang diunggah akun tersebut.

Lalu benarkah adanya isu tersebut?

1. Polda Metro pastikan informasi penembakan ajudan Febrie hoaks

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Polda Metro Jaya pun telah mendalami informasi soal penembakan ajudan Febrie tersebut. Hasilnya, menurut jajaran di wilayah Cipete, Jaksel, informasi tersebut tidak benar.

“Kalau itu ada informasi jelas, sejauh ini kami sudah mengkonfirmasi dengan Kasat Reskrim Jakarta Selatan itu adalah hoaks,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2026).

Sementara, saat dikonfirmasi mengenai isu tersebut, kuasa hukum Febrie Adriansyah, Febri Diansyah menyatakan masyarakat sebaiknya lebih berhati-hati dalam memilah informasi.

"Saya tidak punya informasi terkait hal tersebut. Sebaiknya agar lebih jelas fakta-faktanya dan tidak simpang siur, tentu keterangan pihak Polda yang lebih tepat kita simak. Polda sudah menyatakan hoax. Kami berharap, kita lebih berhati-hati memilah informasi, karena dalam perkara-perkara besar biasanya banyak hoax atau disinformasi. Ini tentu tidak baik bagi proses hukum," katanya kepada IDN Times.

2. Sutrimo meninggal dunia

Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)

Isu penembakan ajudan Febrie muncul setelah seorang pria, Sutrimo (42) yang dikabarkan merupakan penjaga rumah Febrie ditemukan tak sadarkan diri di Klinik Mordent, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).

Sutrimo dinyatakan meninggal dunia oleh Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring, Jakarta Selatan. Jenazah kini telah dimakamkan di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng).

3. Hasil cek fakta

Ilustrasi pistol. (IDN Times/Mardya Shakti)

Berdasarkan cek fakta tersebut, disimpulkan bahwa isu penembakan ajudan eks Jampidsus Febrie Adriansyah adalah tidak benar atau hoaks.

Isu itu telah dikonfirmasi oleh Polda Metro Jaya kepada jajaran di Polres Jakarta Selatan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article