Jakarta, IDN Times - Proses penugasan Sersan Satu Marinir Rico Sumantri pada Selasa, 20 Oktober 2026 tidak berjalan mulus. KMP Batumandi yang ditumpangi bersama rekan-rekannya tiba-tiba terbakar pada malam itu.
Ketika itu KMP Batumandi hendak bersandar di Dermaga 6 dari Pelabuhan Merak. Tiba-tiba, muncul percikan api di bagian buritan belakang kapal, tepatnya di dek atas untuk memuat kendaraan kecil.
Rico yang juga melewati perjalanan dari Lampung menuju ke Jakarta langsung sigap membantu mengevakuasi penumpang. Semula, dia memprioritaskan penumpang lansia.
"Saat kapal siap untuk bersandar, tidak lama setelah itu kapal mengalami kebakaran. Kami pun bergegas menuju ke parkiran. Kemudian, kami membantu para penumpang, terutama yang sudah tua," kata Rico dikutip dari keterangan video TNI AL, Minggu (1/11/2026).
Dia ikut membantu mengevakuasi anak perempuan berusia lima tahun. Saat hendak mengevakuasinya, anak tersebut sempat menolak.
"Kemudian, kami melihat seorang anak kecil yang berumur lima tahun dengan ibunya yang panik dan menangis. Alhamdulilah, setelah kami rayu dan menjanjikannya dibelikan jajanan, anak tersebut mau kami bantu dan evakuasi," ujar dia.
