Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dasco: Bakal Ada Kementerian HAM dan Kementerian Sains Teknologi
Default Image IDN

Jakarta, IDN Times - Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, memberikan sinyal Presiden terpilih Prabowo Subianto akan membentuk Kementerian Hak Asasi Manusia dan Kementerian Tinggi Sains dan Teknologi.

Dasco menjelaskan, kedua kementerian ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas Sumberdaya Manusia (SDM) di Indonesia. Selain itu, dua kementerian itu untuk menjawab berbagai persoalan terkait HAM dan perkembangan teknologi.

Hal tersebut disampaikan Dasco dalam keterangannya saat menerima perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari Universitas Indonesia, ITB, IPB, dan Trisakti di Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis, 17 Oktober 2024.

"Pemerintah saat ini tengah berupaya mengoptimalkan kebijakan, termasuk melalui pembentukan Kementerian Hak Asasi Manusia dan Kementerian Tinggi Sains dan Teknologi," kata Dasco.

1. Ada kementerian dipisah di Kabinet Prabowo

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani sebut calon menteri Prabowo dari profesional bukan berarti non partai. (IDN Times/Amir Faisol)

Sementara, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani sempat mengungkap, bakal ada kementerian yang dipisah dan digabung di kabinet Prabowo-Gibran. Ia pun mengungkapkan, jumlah kementerian akan bertambah.

"Ada kementerian yang dipisah ada beberapa kementerian yang memang digabung," kata dia.

Kendati, Muzani belum mengetahui secara detail pembahasan pos kementerian itu. Namun, ia memastikan, sudah ada pembasahan terkait adanya penggabungan atau pemisahan kementerian era Prabowo.

"Memang jumlah keseluruhan mungkin bertambah dari yang sekarang, jumlahnya berapa saya nggak tahu persis. Tapi penambahan atau pemisahan dari satu kementerian semua sudah dibicarakan melalui kementerian," ujar dia.

2. Program pemerintah diharapkan lebih fokus

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani sebut calon menteri Prabowo dari profesional bukan berarti non partai. (IDN Times/Amir Faisol)

Lebih jauh, Muzani menegaskan, penambahan pos kementerian agar program yang dijalankan pemerintah bisa lebih fokus. Muzani tak menampik ada kementerian yang tertinggal dan mengharuskan kementerian itu dipisah.

"Harapan Pak Prabowo adalah menteri-menteri yang akan datang lebih fokus kepada penanganan program yang itu dilakukan dengan cara melakukan pemisahan dari kementerian-kementerian lain," kata dia.

3. Prabowo terbuka soal usulan kementerian

Presiden terpilih sekaligus Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/7/2024) (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Menurut Muzani, Prabowo tetap terbuka atas usulan terkait komposisi kementeriannya ke depan. Ia berharap pemerintahan mendatang dapat bekerja secara maksimal.

"Ya semua pandangan dan pemikiran beliau dengar, beliau perhatikan, tapi sekali lagi beliau berkonsentrasi kepada upaya pelaksanaan program," tutur Muzani.

"Kalau itu bisa di-handle dari kementerian yang sudah ada pada prinsipnya beliau tidak keberatan, tapi kalau ternyata ada sektor, ada kemampuan yang lebih bisa maksimal lagi, beliau ingin itu bisa lebih maksimal," imbuhnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article