Kaesang Sebut Megawati-Puan Sosok Perempuan Pemimpin Hebat

Kaesang menyebut Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani sebagai contoh perempuan yang memegang posisi kepemimpinan di Indonesia.
Ia berharap Dewi Pertiwi menjadi wadah pengembangan diri dan melahirkan lebih banyak pemimpin perempuan.
Dewi Pertiwi membawa prinsip bergerak, berdaya, dan berdampak dalam kegiatan pemberdayaan perempuan.
Jakarta, IDN Times - Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep menyebut Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPR RI Puan Maharani sebagai sosok perempuan pemimpin hebat di Indonesia. Hal itu disampaikan Kaesang saat menghadiri deklarasi dan peluncuran organisasi perempuan Dewi Pertiwi.
Kaesang menyampaikan hal tersebut dalam sambutannya di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026). Ia berharap kehadiran Dewi Pertiwi dapat menjadi wadah bagi perempuan untuk mengembangkan diri sekaligus melahirkan lebih banyak pemimpin perempuan di masa mendatang.
1. Kaesang sebut Megawati dan Puan contoh pemimpin perempuan

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri bersama anaknya yang juga Ketua DPR RI, Puan Maharani, menghadiri syukuran hari ulang tahun ke-100, Meriyati Roeslani, istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso (dok. PDIP) Kaesang mengatakan Indonesia telah memiliki sejumlah contoh perempuan yang mampu memegang posisi kepemimpinan. Ia menyebut Puan yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPR RI dan Megawati yang pernah menjadi Presiden RI.
“Sudah banyak contoh hebat di negeri ini yang sekarang masih menjabat, ada Ibu Puan di mana beliau adalah Ketua DPR RI sekarang, begitu pula ada Ibu Megawati Soekarnoputri yang dulu pernah menjadi Presiden RI dan beliau masih menjabat sebagai Ketua Umum (DPP PDIP),” katanya.
Menurut Kaesang, keberadaan sosok-sosok tersebut menunjukkan perempuan memiliki ruang untuk mengambil peran dalam kepemimpinan nasional.
2. Harap Dewi Pertiwi cetak pemimpin perempuan

Ketua DPP PSI, Kaesang Pangarep saat menghadiri acara Dewi Pertiwi di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026)(Dok. PSI) Kaesang kemudian berharap Dewi Pertiwi dapat menjadi ruang bagi perempuan untuk memperjuangkan kepentingannya sekaligus mengaktualisasikan diri.
“Saya berharap dengan adanya Dewi Pertiwi, akan lebih banyak muncul pemimpin-pemimpin perempuan ke depannya yang bisa memimpin negeri ini,” lanjutnya.
Dewi Pertiwi sendiri diperkenalkan sebagai organisasi yang berfokus pada pemberdayaan perempuan. Organisasi tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi perempuan untuk saling mendukung dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
3. Dewi Pertiwi usung tiga prinsip utama

Default Image Ketua Umum Dewi Pertiwi, Fenty Noverita menegaskan organisasi tersebut dibangun oleh seluruh anggotanya. Ia mengajak para pengurus menjadikan Dewi Pertiwi sebagai ruang untuk saling mendukung sekaligus berkontribusi kepada masyarakat.
Fenty memperkenalkan tiga prinsip utama yang menjadi landasan Dewi Pertiwi, yakni bergerak, berdaya, dan berdampak. Ketiga prinsip tersebut, kata dia, harus menjadi dasar dalam setiap kegiatan dan program organisasi.
"Bergerak, artinya kita ada di mana perempuan membutuhkan, bukan di mana kamera berada. Berdaya, artinya kita tidak mengasihani perempuan. Kita membuka jalan, lalu berjalan di sampingnya," kata Bendahara Umum DPP PSI ini.
Fenty juga berharap Dewi Pertiwi dapat hadir di berbagai daerah untuk ikut memperjuangkan hak dan meningkatkan kesejahteraan perempuan. Ia mengingatkan para pengurus yang baru dilantik bahwa jabatan merupakan amanah untuk melayani, bukan sekadar kedudukan dalam organisasi.
Melalui deklarasi tersebut, Dewi Pertiwi menyatakan komitmennya untuk memperluas kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan di berbagai wilayah Indonesia.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)

















