Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dante Saksono Harbuwono, mengungkapkan kasus diabetes tipe 2 semakin banyak ditemukan pada usia remaja, bahkan pada pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP). Padahal, diabetes tipe 2 dahulu identik dengan kelompok usia lanjut.
Menurutnya, pergeseran tren penyakit ini bukan sekadar dipengaruhi oleh faktor genetik, tetapi juga akibat perubahan drastis gaya hidup.
"Dulu, diabetes tipe 2 identik dengan usia 40 atau 50 tahun ke atas. Tetapi hari ini, yang membuat saya tidak bisa tenang sebagai seorang dokter, kita mulai melihatnya muncul pada remaja, bahkan beberapa kasus pada anak usia SMP," ungkap Dante dalam keterangan, Kamis (28/5/2026).
