Sementara, Ketua Umum (Ketum) PBNU Said Aqil Siradj mengungkapkan, NU bersama Polri selalu bergandengan tangan untuk memperkuat struktur sosial dan memperkuat kebersamaan masyarakat. Keduanya menjadi pilar bangsa yang memiliki komitmen teguh empat pilar.
"Karena kalau disingkat PBNU, Pancasila, Bineka Tunggal Ika, NKRI, dan Undang-Undang Dasar 1945," ujar Said Aqil.
Kedatangan Kapolri, kata Said Aqil, bukanlah hal yang baru. Hal ini karena mantan Kapolri Jenderal (Purn) Polisi Tito Karnavian juga mengunjungi PBNU, saat menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.
"Kita ini NU, Muhammadiyah. Kita ini struktur sosial, struktur masyarakat bangsa, yang non politik praktis. Tapi, politik kebangsaan tanpa politik praktis. Oleh karena itu, selama NU dan ormas-ormas lain bersama-sama polisi insyaallah negara akan aman, damai dan tenteram. Karena musuh bersama kita adalah teroris, narkoba, dan lain-lain. Koruptor juga dan paling ngeri narkoba," kata Said Aqil.