Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hotel di India Terbakar, 21 Orang Tewas Termasuk Warga Asing

Hotel di India Terbakar, 21 Orang Tewas Termasuk Warga Asing
ilustrasi pemadam kebakaran memadamkan api (pixabay.com/fish96)
Intinya Sih
  • Kebakaran di Hotel Micasa Inn, New Delhi, menewaskan 21 orang termasuk 18 warga asing yang sebagian besar datang untuk berobat, sementara lebih dari 40 orang berhasil diselamatkan.
  • Api diduga berasal dari restoran di lantai dasar, dan pihak berwenang tengah menyelidiki izin operasional hotel serta kemungkinan pelanggaran yang menyebabkan kebakaran mematikan tersebut.
  • Pemerintah India memberikan kompensasi kepada korban; keluarga korban tewas menerima 200 ribu rupee dan korban luka mendapat 50 ribu rupee sebagai bentuk dukungan pasca tragedi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sedikitnya 21 orang tewas akibat kebakaran yang melanda sebuah hotel di New Delhi, India, pada Rabu (3/6/2026). Sebagian besar korban merupakan warga negara asing.

Dilansir dari Xinhua, pejabat mengatakan bahwa api awalnya muncul di lantai dasar dan dengan cepat menyebar ke lantai-lantai atas Hotel Micasa Inn di kawasan Malviya Nagar, bagian selatan New Delhi. Lebih dari 40 orang berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit setempat.

Sementara itu, api berhasil dipadamkan dengan bantuan delapan unit mobil pemadam kebakaran. Insiden ini menjadi salah satu kebakaran paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir di ibu kota India.

1. Banyak korban adalah warga asing yang datang untuk berobat di India

ilustrasi kebakaran (pexels.com/Vladimir Shipitsin)
ilustrasi kebakaran (pexels.com/Vladimir Shipitsin)

Di antara korban tewas, terdapat 18 warga negara asing, termasuk dari Bangladesh, ⁠Nigeria, Mozambik dan Liberia. Menurut media lokal, sebagian besar dari mereka datang ke India untuk menjalani perawatan medis atau mendampingi kerabat yang sedang menjalani pengobatan.

Rekaman video menunjukkan dua orang melompat dari lantai atas, sementara sejumlah orang lainnya terjebak di dalam ketika api dan asap menyelimuti gedung. Warga setempat turut membantu upaya penyelamatan dan evakuasi korban.

Dilansir dari BBC, seorang saksi mengatakan bahwa mereka memberikan CPR kepada sejumlah korban yang tidak sadarkan diri dan berhasil menyelamatkan beberapa di antaranya.

Sementara itu, seorang pemilik toko selimut yang berada tepat di seberang hotel mengaku membentangkan selimut di tanah untuk mengurangi risiko cedera bagi orang-orang yang mencoba melompat. Beberapa di antaranya disebut berhasil selamat.

2. Api diduga berasal dari restoran

ilustrasi TKP (unsplash.com/Richard Bell)
ilustrasi TKP (unsplash.com/Richard Bell)

Belum diketahui pasti apa penyebab kebakaran tersebut. Namun, pejabat ⁠administrasi setempat Jitendra Kumar, mengatakan bahwa api kemungkinan besar berawal dari restoran yang beroperasi di lantai dasar gedung.

Dilansir dari Al Jazeera, Menteri Delhi, Ashish Sood, mengatakan bahwa pihak berwenang sedang menyelidiki apakah bangunan tersebut memiliki izin yang diperlukan untuk beroperasi sebagai penginapan. Ia menambahkan bahwa siapa pun yang terbukti bertanggung jawab atas pelanggaran akan menghadapi proses hukum pidana.

3. Pemerintah berikan uang kompensasi bagi para korban

bendera India (pexels.com/Studio Art Smile)
bendera India (pexels.com/Studio Art Smile)

Perdana Menteri India, Narendra Modi, turut menyampaikan belasungkawa dalam pernyataannya di media sosial X. Ia mengumumkan bahwa keluarga korban tewas akan menerima kompensasi sebesar 200 ribu rupee (sekitar Rp37,5 juta), sedangkan korban luka akan memperoleh 50 ribu rupee (sekitar Rp9,3 juta).

Kebakaran bangunan merupakan insiden yang cukup sering terjadi di India. Berbagai investigasi terhadap kasus-kasus sebelumnya mengungkap sejumlah persoalan, mulai dari lemahnya pengawasan dan sistem kelistrikan yang bermasalah hingga bangunan yang beroperasi tidak sesuai dengan izin peruntukannya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella

Related Articles

See More