Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
DTSEN Terus Diperbarui, Posisi Desil Keluarga Bisa Berubah
Ilustrasi Pemutahiran DTSEN dan Desil/ IDN Times Dini Suciatiningrum
  • Pemerintah memperkuat pemutakhiran DTSEN dengan Pendataan Keluarga 2025 sebagai salah satu sumber data.
  • Posisi keluarga dalam 10 desil kesejahteraan dapat berubah setelah informasi sosial ekonomi diperbarui.
  • Masyarakat dapat mengusulkan pembaruan data dan bantuan sosial melalui SIKS-NG serta kanal Cek DTSEN.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (8/9/2026)

Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Budi Setiyono menyatakan komitmen untuk mendukung penyempurnaan DTSEN dan terus melakukan koordinasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah memperkuat pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN.
  • Who?
    Kemendukbangga/BKKBN, BPS, Kementerian Sosial, dan masyarakat terlibat dalam pembaruan DTSEN.
  • Where?
    Jakarta.
  • When?
    Selasa (8/9/2026).
  • Why?
    Kondisi sosial ekonomi keluarga terus berubah, sehingga posisi desil keluarga dapat berubah.
  • How?
    Melalui Pendataan Keluarga 2025, pembaruan data, serta usulan mandiri di aplikasi SIKS-NG dan kanal Cek DTSEN.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemerintah sedang memperbarui data DTSEN karena keadaan keluarga bisa berubah. Kemendukbangga/BKKBN memakai Pendataan Keluarga 2025, dan BPS menjelaskan desil keluarga dapat naik atau turun. Orang-orang juga bisa meminta data diperbarui lewat SIKS-NG dan Cek DTSEN. Kalau ada yang di desil 1-4 belum mendapat bansos, mereka bisa mengusulkannya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemutakhiran DTSEN memberi ruang agar data keluarga dapat dilengkapi, diperbaiki, dan diperbarui ketika kondisi sosial ekonomi berubah. Proses ini juga mencatat mutasi serta keluarga baru. Ketersediaan usulan mandiri melalui SIKS-NG dan Cek DTSEN membuka jalur bagi masyarakat untuk menyampaikan pembaruan data maupun usulan bantuan sosial.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pemerintah memperkuat pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) karena kondisi sosial ekonomi keluarga terus berubah. Kemendukbangga/BKKBN menyebut 74,1 juta keluarga dan 239,8 juta anggota keluarga telah tercakup dalam Pendataan Keluarga 2025 yang menjadi salah satu sumber pembaruan DTSEN.

“Kita ingin memastikan bahwa pemerintah tidak pernah meninggalkan rakyat. Kemendukbangga/BKKBN berkomitmen untuk terus mendukung penyempurnaan dari DTSEN. Dengan segala dinamika yang ada, kita akan terus melakukan koordinasi,” ujar Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Budi Setiyono dikutip Selasa (8/9/2026).

1. Data keluarga jadi sumber DTSEN

Tangkapan layar ponsel DTSEN. (IDN Times/Yogi Pasha)

Pendataan Keluarga 2025 menghimpun data kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga, serta individu anggota keluarga. Data tersebut kemudian dilengkapi, diperbaiki, diperbarui, termasuk mencatat mutasi dan keluarga baru untuk memperkuat basis DTSEN.

“Terdapat banyak variabel dalam Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025, yang mencakup blok kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga,” ujar Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendukbangga/BKKBN Rezky Murwanto.

2. Desil keluarga bisa berubah

DTSEN dan DTKS Kemensos (instagram.com/@kemensosri)

Data DTSEN menempatkan keluarga dalam 10 kelompok atau desil berdasarkan posisi relatif tingkat kesejahteraan. Posisi tersebut tidak bersifat permanen karena pembaruan informasi sosial ekonomi dapat mengubah peringkat keluarga.

“Penentuan desil tidak didasarkan pada satu indikator, tetapi hasil pemeringkatan berbagai karakteristik sosial ekonomi. Karena pemeringkatan bersifat relatif, pembaruan data dapat mengubah posisi keluarga dan desilnya,” ujar Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat BPS Budi Setiawan.

3. Warga bisa usulkan pembaruan

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf memaparkan penyaluran bansos di Gedung Kemensos, Rabu (5/8/2026)/ IDN Times Dini Suciatiningrum

Masyarakat dapat mengusulkan pembaruan data secara mandiri melalui aplikasi SIKS-NG dan kanal Cek DTSEN. Usulan juga dapat mencakup bantuan sosial bagi masyarakat yang berada pada desil 1-4 tetapi belum menerima bansos.

“Selain usulan pembaruan data, ada juga usulan bantuan sosial (bansos). Jika masyarakat berada di desil 1-4 tetapi belum menerima bansos, itu bisa diusulkan,” kata Staf Pusat Data dan Informasi Kementerian Sosial Trima Mustofa.

Curated For You

Editorial Team

Related Article