Jakarta, IDN Times - Pemerintah memperkuat pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) karena kondisi sosial ekonomi keluarga terus berubah. Kemendukbangga/BKKBN menyebut 74,1 juta keluarga dan 239,8 juta anggota keluarga telah tercakup dalam Pendataan Keluarga 2025 yang menjadi salah satu sumber pembaruan DTSEN.
“Kita ingin memastikan bahwa pemerintah tidak pernah meninggalkan rakyat. Kemendukbangga/BKKBN berkomitmen untuk terus mendukung penyempurnaan dari DTSEN. Dengan segala dinamika yang ada, kita akan terus melakukan koordinasi,” ujar Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Budi Setiyono dikutip Selasa (8/9/2026).
