Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dukcapil Ungkap 12 Anime yang Banyak Dipakai Nama Anak, Ada Suneo
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Teguh Setyabudi saat memaparkan data di acara Rakornas Dukcapil dan Rilis Data Kependudukan di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (3/8/2026)(IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • Dukcapil menemukan nama tokoh anime dipakai penduduk Indonesia, dipimpin Uzumaki 190 orang, Nobita 181, Sasuke 158, Naruto 157, hingga Suneo delapan orang.
  • Nama artis internasional juga muncul dalam data kependudukan, dengan Olivia digunakan 142.284 penduduk, disusul Justin 18.551, Ariana 15.281, Selena 5.533, dan Taylor 153.
  • Penduduk Indonesia mencapai 290.125.073 jiwa pada Semester I 2026; 69,3 persen berusia produktif, dengan Gen Z sebagai kelompok terbesar, sementara zodiak Cancer paling banyak tercatat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Dukcapil melihat banyak anak di Indonesia punya nama dari tokoh kartun. Ada Uzumaki, Nobita, Sasuke, Naruto, Shinchan, Doraemon, dan Suneo. Suneo dipakai oleh delapan orang. Teguh Setyabudi bilang ini data sungguhan. Sekarang Indonesia punya sekitar 290 juta penduduk, dan paling banyak adalah Gen Z.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengungkap fakta unik, dari data administrasi kependudukan nasional. Kali ini, Dukcapil menemukan banyak orang tua di Indonesia yang menggunakan nama tokoh anime dan kartun sebagai nama anak mereka.

Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, mengatakan temuan tersebut diperoleh dari analisis jutaan data nama penduduk Indonesia, yang tersimpan dalam sistem administrasi kependudukan.

"Yang ini adalah nama-nama yang menggunakan tokoh animasi. Ternyata orang tua yang suka animasi itu banyak," kata Teguh dalam Rakornas Dukcapil dan Rilis Data Kependudukan Semester I Tahun 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Menurut Teguh, data tersebut bukan sekadar candaan, melainkan benar-benar berasal dari basis data kependudukan nasional.

"Ini serius. Saya bisa dituntut kalau ngomong bohong. Dirjen Dukcapil itu ngomongnya berdasarkan data kependudukan," ujarnya.

1. Nobita hingga Naruto banyak dipakai jadi nama anak

Scene suasana kelas Nobita di Anime Doraemon (dok. Nippon TV Douga/Doraemon)

Teguh menjelaskan sedikitnya ada 10 nama tokoh anime dan kartun yang ditemukan sebagai nama penduduk Indonesia. Nama-nama tersebut antara lain Nobita, Uzumaki, Sasuke, Naruto, Uchiha, Gaby, Shinchan, Suneo, Doraemon, dan Nami.

"Ada yang namanya Nobita. Ada Uzumaki, Sasuke, Naruto, Uchiha, Luffy, Shinchan. Ada yang namanya Shinchan juga. Boruto dan sebagainya," ujarnya.

Ia bahkan mengungkapkan terdapat delapan penduduk Indonesia yang menggunakan nama Suneo, salah satu karakter dalam serial Doraemon.

"Suneo ada delapan ternyata, yang suka nangis itu. Kalau Nobita kan udahlah itu, Nobita yang cengeng itu kan?" kata Teguh disambut tawa peserta Rakornas.

Teguh juga mengaku keluarganya cukup akrab dengan serial Naruto, karena menjadi tontonan favorit anaknya.

"Naruto itu kesukaan tokoh animasi anak saya. Pasti kalau lagi makan nontonnya Naruto," ujarnya.

Berikut nama tokoh anime yang banyak dipakai nama anak di Indonesia:

1. Uzumaki 190 penduduk

2. Nobita 181 penduduk

3. Sasuke 158 penduduk

4. Naruto 157 penduduk

5. Uchiha 152 penduduk

6. D Luffy 79 penduduk

7. Shinchan 65 penduduk

8. Boruto 60 penduduk

9. Usopp 37 penduduk

10. Inuyasha 23 penduduk

11. Doraemon 16 penduduk

12. Suneo 8 penduduk.

2. Nama artis dunia juga jadi tren

Taylor Swift (instagram.com/taylorswift)

Dalam rakornas tersebut, Teguh juga mengungkap banyak penduduk Indonesia menggunakan nama yang terinspirasi dari artis internasional. Beberapa nama yang cukup banyak ditemukan di antaranya Olivia, Justin Bieber, Ariana, Selena Gomez, hingga Taylor Swift.

"Misalnya Olivia, Olivia Rodrigo ada cukup banyak, sekitar 140 ribu. Ada Justin Bieber, Ariana Grande, Selena Gomez, Taylor Swift. Cukup banyak yang menggunakan itu," ujar Teguh.

Menurutnya, tren tersebut menunjukkan budaya populer global turut memengaruhi cara orang tua memilih nama bagi anak-anak mereka.

Berikut rincian nama artis luar negeri terpopuler yang paling diminati Gen Z dan Gen Alpha sebagai nama:

1. Olivia 142.284 penduduk

2. Justin 18.551 penduduk

3. Selena 5.533 penduduk

4. Ariana 15.281 penduduk

5. Taylor 153 penduduk.

3. Gen Z mendominasi penduduk Indonesia

Ilustrasi anak muda milenial dan Gen Z (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Dalam kesempatan yang sama, Teguh juga memaparkan sejumlah data kependudukan nasional. Hingga Semester I Tahun 2026, jumlah penduduk Indonesia tercatat mencapai 290.125.073 jiwa, atau meningkat sekitar 1,8 juta jiwa dibandingkan Semester II Tahun 2025.

Sebanyak 69,3 persen atau sekitar 201 juta jiwa berada pada usia produktif (15–64 tahun), sehingga Indonesia masih menikmati bonus demografi.

Selain itu, Generasi Z menjadi kelompok generasi dengan jumlah penduduk terbesar, disusul generasi milenial. Teguh menilai kondisi tersebut harus menjadi perhatian pemerintah dalam menyusun kebijakan sekaligus strategi komunikasi publik.

"Kalau kita sekarang mau membawa Indonesia ke depan, berarti kita harus mampu bicara dan berkomunikasi secara baik dengan Gen Z dan milenial," ujarnya.

4. Kebanyakan penduduk Indonesia berzodiak Cancer hingga penduduk tertua berusia 118 tahun

Ilustrasi zodiak. IDN Times/Mardya Shakti

Rakornas Dukcapil juga diwarnai berbagai fakta menarik dari data administrasi kependudukan nasional. Salah satunya, kebanyakan penduduk Indonesia tercatat memiliki zodiak Cancer berdasarkan tanggal lahir.

"Yang terbanyak kalau melihat jumlah ini adalah Cancer. Cancer bintangnya, tapi jangan sampai penyakitnya," kata Teguh.

Selain itu, Dukcapil mencatat penduduk tertua di Indonesia saat ini berusia 118 tahun dan berasal dari Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Uniknya, penduduk dengan usia tertua kedua juga berasal dari wilayah Madura.

Menurut Teguh, berbagai fakta unik tersebut menunjukkan bahwa data administrasi kependudukan tidak hanya bermanfaat untuk penyusunan kebijakan publik, tetapi juga mampu menggambarkan tren sosial, budaya, hingga kebiasaan masyarakat Indonesia dalam memberi nama kepada anak-anak mereka.

Editorial Team

Related Article