Jakarta, IDN Times - Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa pengusaha asal Sulawesi Tengah, Ferry Hongkiriwang atau Ferry Boboho dan taipan, Tan Kian tentang penanganan perkara PT ASABRI.
Eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah ditetapkan sebagai tersangka dalam surat perintah penyidikan (sprindik) penanganan perkara PT ASABRI yang diterbitkan Polri.
“Tan Kian, tadi kita panggil juga, mengonfirmasi terkait dugaan-dugaan yang terkait dengan penanganan ASABRI atau Jiwasraya ini. Kemudian terkait dengan Ferry penanganannya persis seperti Tan Kian untuk dikonfirmasi apakah memang menjadi dugaan kuat perkara Asabri atau Jiwasraya ini sesuai dengan sangkaan kita,” kata Jampidsus, Rudi Margono, di Kejagung (30/7/2026).
Setelah pemeriksaan, Kejagung menitipkan Ferry Hongkiriwang ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
“Untuk kepentingan penyidikan sebagai saksi dan untuk keamanan yang bersangkutan kita titipkan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK),” kata Rudi.
Namun demikian, Kejagung belum menegaskan apakah Ferry sudah berstatus justice collaborator atau belum.
“Nanti tunggu perkembangan, yang jelas kita masih membutuhkan keterangan sebagai saksi untuk kelancaran proses penyidikan dan untuk perlindungan keamanan bagi yang bersangkutan,” ujar dia.
Hingga saat ini, Tim 9 Kejagung telah memeriksa 24 saksi terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan Febrie Adriansyah.
Kejagung telah menetapkan Febrie sebagai tersangka. Terkini, Kejagung juga menetapkan seorang pengusaha, Nurman Herin (NH) sebagai tersangka.
“Dari tim penyidik menetapkan tersangka NH terkait dugaan turut serta tindak pidana pencucian uang yang mulai hari ini akan ditahan di Rutan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk 20 hari ke depan,” ujar dia.
Pantauan IDN Times, Nurman keluar dari Gedung Utama Kejagung pukul 20.52 WIB. Dia mengenakan rompi pink khas tahanan Kejagung.
Namun, tangan Nurman tampak tak diborgol. Dia juga memilih bungkam saat dicecar pertanyaan oleh jurnalis.
Nurman yang juga mengenakan topi dan masker itu tetap berjalan menuju mobil tahanan.
