Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Flyover Bulak Kapal Bekasi Dibangun, Target Rampung 2028
Perlintasan sebidang di Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur. (IDN Times/Imam Faishal)
  • Pemerintah pusat dan Pemkot Bekasi mendorong pembangunan Flyover Bulak Kapal, direncanakan mulai 15 November 2026 untuk mengurai kemacetan dan menekan risiko kecelakaan di perlintasan kereta.
  • Proyek flyover sepanjang sekitar 500 meter diperkirakan menelan Rp188 miliar, sementara pembebasan lahan senilai sekitar Rp126 miliar menjadi tanggung jawab Pemkot Bekasi.
  • Dari 76 bidang tanah, 40 sudah clear and clean dan 36 masih diproses; pembangunan berdurasi 16 bulan dengan target rampung pada triwulan pertama 2028.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jumat (30/10/2026)

AHY meninjau lokasi dan menyatakan Flyover Bulak Kapal diperlukan untuk mengurai kemacetan serta mencegah kecelakaan di perlintasan sebidang.

awal November 2026

Pembebasan 76 bidang tanah diharapkan selesai agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.

Minggu, 15 November 2026

Pembangunan Flyover Bulak Kapal direncanakan dimulai.

triwulan pertama 2028

Proyek flyover yang direncanakan berlangsung selama 16 bulan ditargetkan selesai.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah mendorong pembangunan Flyover Bulak Kapal sepanjang sekitar 500 meter untuk mengurai kemacetan dan mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api.
  • Who?
    Pemerintah pusat, Pemerintah Kota Bekasi, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, Kementerian Pekerjaan Umum, BPN Kota Bekasi, dan PT KAI terlibat dalam rencana proyek ini.
  • Where?
    Flyover akan dibangun di kawasan Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada perlintasan sebidang jalur kereta api.
  • When?
    Pembangunan direncanakan dimulai Minggu, 15 November 2026, berlangsung selama 16 bulan, dan ditargetkan selesai pada triwulan pertama 2028.
  • Why?
    Proyek ini ditujukan mengatasi kepadatan lalu lintas dan mencegah kecelakaan, karena KRL melintas sekitar setiap lima menit sehingga menghambat arus kendaraan di Bulak Kapal.
  • How?
    Pembangunan diperkirakan menelan Rp188 miliar, dengan pembebasan lahan sekitar Rp126 miliar oleh Pemkot Bekasi. Dari 76 bidang tanah, 40 telah clear and clean dan 36 masih dalam proses pembayaran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemerintah mau membangun jalan layang di Bulak Kapal, Bekasi. Jalan ini dibuat supaya mobil tidak macet dan lebih aman saat kereta lewat. AHY melihat tempatnya. Tanah untuk jalan masih disiapkan. Jalan layang ini rencananya mulai dibuat November 2026 dan selesai awal 2028.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rencana Flyover Bulak Kapal menunjukkan koordinasi pemerintah pusat dan Kota Bekasi dalam menangani titik lalu lintas yang padat serta berisiko. Dengan sebagian besar bidang lahan telah berstatus clear and clean dan desain yang mengikuti standar keselamatan KAI, proyek ini memiliki landasan persiapan yang terukur menuju target penyelesaian pada 2028.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bekasi, IDN Times - Pemerintah pusat bersama Pemerintah Kota Bekasi mulai mendorong pembangunan Flyover Bulak Kapal untuk mengurai kemacetan dan mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api. Proyek tersebut direncanakan dimulai pada Minggu, 15 November 2026.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, pembangunan flyover menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kepadatan lalu lintas di kawasan Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur.

Menurutnya, kawasan tersebut memiliki intensitas perjalanan kereta yang cukup tinggi. Bahkan, KRL melintas setiap lima menit sehingga kerap berdampak terhadap arus kendaraan yang melintasi perlintasan sebidang.

"Solusi untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa sekaligus untuk mengurai bottle neck atau kemacetan yang ada di Bulak Kapal ini, perlu dibangun flyover," kata AHY saat meninjau lokasi pembangunan Flyover Bulak Kapal, Jumat (30/10/2026).

1. Pembangunan flyover ditaksir butuh anggaran Rp188 miliar

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (IDN Times/Imam Faishal)

AHY menjelaskan, pembangunan Flyover Bulak Kapal diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp188 miliar. Sementara itu, anggaran untuk pembebasan lahan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bekasi dengan nilai sekitar Rp126 miliar.

Flyover tersebut direncanakan memiliki panjang sekitar 500 meter. Desain pembangunannya juga akan memperhatikan standar keselamatan yang ditetapkan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

AHY menyebut, ketinggian aman atau clearance yang harus dipenuhi sekitar 7,5 meter untuk mengakomodasi jaringan listrik dan perlengkapan kereta.

"Harapannya desainnya adalah benar-benar memenuhi spek keselamatan yang juga ditetapkan oleh KAI," ujarnya.

2. Pembebasan lahan ditargetkan tuntas November 2026

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (IDN Times/Imam Faishal)

Dalam kesempatan tersebut, AHY juga mendapatkan penjelasan mengenai progres pembebasan lahan dari Kepala BPN Kota Bekasi.

Dari total 76 bidang tanah yang perlu dibebaskan, sebanyak 40 bidang telah berstatus clear and clean. Sementara itu, 36 bidang lainnya masih dalam proses pembayaran.

AHY berharap seluruh proses pembebasan lahan dapat diselesaikan pada awal November 2026 sehingga pembangunan bisa berjalan sesuai rencana.

"Nanti kita kawal bareng-bareng. Nanti kita pastikan kalau ada sejumlah aset tanah milik pemerintah yang juga bisa kita segera koordinasikan," katanya.

3. Pembangunan ditargetkan selesai 2028

Ilustrasi gambar proyek pembangunan flyover Bulak Kapal, Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Sementara, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Roy Rizali menjelaskan, pelaksanaan pembangunan Flyover Bulak Kapal direncanakan berlangsung selama 16 bulan.

Dengan durasi tersebut, proyek ditargetkan selesai pada triwulan pertama 2028.

"Pelaksanaan direncanakan 16 bulan. Ditargetkan di triwulan pertama 2028 selesai. Mudah-mudahan kita bisa lakukan percepatan, lahan selesai, utilitas selesai, kita coba lakukan percepatan-percepatan," kata Roy.

Curated For You

Editorial Team

Related Article