Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Heboh Teror Pocong di Ciracas, Polisi Pastikan Cuma Editan Chat GPT
Foto teror Pocong di Ciracas Jaktim/ (dok Instagram Humas Polsek Ciracas)
  • Polsek Ciracas memastikan isu teror pocong di Jakarta Timur adalah hoaks hasil editan menggunakan AI atau ChatGPT dari foto CCTV warga.
  • Orangtua anak yang mengedit foto pocong tersebut menyampaikan permintaan maaf dan meminta masyarakat menghapus unggahan yang sudah tersebar.
  • Pihak kepolisian mengimbau warga agar lebih bijak menggunakan media sosial serta tidak mudah percaya pada informasi tanpa verifikasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
24 Mei 2026

Polsek Ciracas menyatakan bahwa foto pocong viral di Ciracas merupakan hasil editan menggunakan AI atau Chat GPT. Polisi memastikan informasi 'teror pocong' tersebut adalah hoaks setelah memeriksa lokasi, saksi, dan rekaman CCTV.

kini

Orang tua anak yang mengedit foto meminta maaf kepada warga dan meminta agar foto editan dihapus dari media sosial. Polsek Ciracas mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Sebuah foto bergambar pocong yang beredar di media sosial menimbulkan keresahan warga Ciracas, Jakarta Timur, namun polisi memastikan bahwa gambar tersebut merupakan hasil editan dan bukan kejadian nyata.
  • Who?
    Polsek Ciracas, seorang anak bernama Azka yang mengedit foto tersebut, serta ibunya yang menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas penyebaran gambar palsu itu.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di wilayah Ciracas, Jakarta Timur, dengan penyebaran foto melalui berbagai platform media sosial yang digunakan oleh warga setempat.
  • When?
    Pernyataan resmi Polsek Ciracas disampaikan pada Minggu, 24 Mei 2026, setelah dilakukan pemeriksaan lokasi dan analisis rekaman CCTV lingkungan warga.
  • Why?
    Foto tersebut diedit oleh seorang anak menggunakan teknologi AI atau Chat GPT dari tangkapan CCTV lingkungan tanpa mengetahui dampaknya terhadap keresahan masyarakat sekitar.
  • How?
    Petugas memeriksa lokasi, saksi, dan rekaman CCTV; hasilnya menunjukkan gambar pocong adalah editan. Polisi kemudian mengimbau warga untuk menghapus unggahan serta lebih bijak menggunakan media sosial.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada foto pocong di gang Jakarta Timur yang bikin orang takut. Tapi polisi bilang itu cuma gambar editan, bukan pocong sungguhan. Anak kecil namanya Azka yang ngedit fotonya, terus mamanya minta maaf karena bikin orang resah. Sekarang orang diminta hapus foto itu dan jangan gampang percaya hal di internet.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kasus “teror pocong” di Ciracas menunjukkan respons cepat dan transparan dari aparat serta tanggung jawab masyarakat. Polisi berhasil mengungkap bahwa foto viral tersebut hanyalah hasil editan, meredakan keresahan warga. Permintaan maaf orang tua pelaku dan imbauan untuk bijak bermedia sosial juga mencerminkan kesadaran bersama menjaga ketenangan lingkungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sebuah foto yang memperlihatkan gambar pocong di sebuah gang di daerah Ciracas, Jakarta Timur viral di media sosial. Foto tersebut membuat resah warga di tengah isu pocong jadi-jadian yang belakangan ini marak.

Polsek Ciracas memastikan bahwa memastikan informasi viral terkait "teror pocong" di wilayah Ciracas, Jakarta Timur adalah hoaks.

"Hasil pengecekan petugas di lokasi, pemeriksaan saksi, serta pengecekan CCTV diketahui bahwa gambar pocong tersebut merupakan hasil edit menggunakan Al atau Chat GPT dari foto CCTV lingkungan warga yang kemudian disebarkan ke media sosial hingga menimbulkan keresahan," ucap akun Instagram @humas_polsekciracas, Minggu (24/5/2026).

1. Anak edit foto gambar pocong

Tangkapan layar vidio viral pocong disemprot air oleh Damkar Ngawi. IDN Times/Istimewa.

Dalam video tersebut, nampak ibu yang jadi orangtua seorang anak yang mengedit foto tersebut, meminta maaf karena perbuatan anaknya membuat warga resah.

"Saya atas nama orangtua anak yang nama Azka minta maaf atas berita yang sudah beredar, karena ketidaktahuan kami jadi anak kami itu mengedit foto ada pocongnya. Itu tidak benar dan hoaks," ucapnya

2. Hapus foto yang beredar

ilustrasi viral (IDN Times/Aditya Pratama)

Ibu tersebut meminta agar warga sudah meng-upload ulang agar men-take down dan menghapus foto editan tersebut agar tidak meresahkan.

"Jika ada yang masih menyimpan foto tersebut mohon agar dapat di take down atau dihapus. Semoga tidak ada kejadian yang meresahkan lagi," katanya.

3. Bijak gunakan medsos

Ilustrasi viral. (IDN Times/ Agung Sedana)

Polsek Ciracas mengimbau agar masyarakat bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Apabila menemukan gangguan kamtibmas segera hubungi Layanan Polri 110," katanya

Editorial Team