Jakarta, IDN Times – Memasuki dunia kerja kini tidak cukup hanya mengandalkan ijazah dan kemampuan akademik. Pengalaman menghadapi persoalan nyata, bekerja dalam tim, serta kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan industri menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum mereka lulus.
Kondisi tersebut mendorong perguruan tinggi mengembangkan pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Mahasiswa mulai diberi kesempatan berhadapan langsung dengan dunia profesional melalui magang, proyek industri, kerja profesi, penelitian terapan hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Salah satu pendekatan yang digunakan adalah Living Lab, yakni menjadikan lingkungan nyata sebagai bagian dari proses pembelajaran.
"Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga menguji pengetahuan mereka ketika berhadapan dengan persoalan yang terjadi di lapangan," kata Presiden Universitas Pembangunan Jaya (UPJ), Frans Satyaki Sunito, dalam keterangan tertulis, Senin (7/9/2026).
