Koleksi Majalah Indonesia Raja di Museum Sumpah Pemuda. (IDN Times/Umi Jari Widayah)
Selain surat kabar, Museum Sumpah Pemuda menyimpan majalah-majalah yang menghadirkan jejak perjalanan pemuda Indonesia.
Indonesia Raja adalah majalah yang diterbitkan oleh organisasi Perhimpoenan Peladjar-Peladjar Indonesia (PPPI) pada 1929. Majalah ini digunakan sebagai media penyampaian gagasan nasionalisme dan perjuangan organisasi tersebut.
Sejak September 1926, Gedung Kramat 106 di Jakarta Pusat digunakan sebagai kantor PPPI sekaligus kantor redaksi majalah Indonesia Raja.
Melalui majalah ini, PPPI menyebarkan pemikiran kebangsaan dan memperkuat gerakan persatuan di kalangan pelajar Indonesia. Kehadirannya menegaskan peran pers sebagai sarana penting dalam membangun kesadaran nasional menjelang Kongres Pemuda II pada 27–28 Oktober 1928.
Koleksi Majalah Pemoeda Indonesia di Museum Sumpah Pemuda. (IDN Times/Umi Jari Widayah)
Pemoeda Indonesia adalah majalah yang terkait dengan organisasi Pemoeda Indonesia, organisasi pemuda yang semula bernama Jong Indonesia.
Jong Indonesia didirikan di Bandung pada 20 Februari 1927, lalu mengubah namanya menjadi Pemoeda Indonesia pada Kongres Pertamanya pada 28 Desember 1927.
Majalah ini menjadi media bagi para pemuda untuk menyebarkan gagasan persatuan Indonesia dan memperkokoh cita-cita kebangsaan lintas suku serta daerah. Kehadiran Pemoeda Indonesia dalam Kongres Pemuda II menunjukkan bahwa organisasi dan media persnya berperan dalam memperkuat semangat persatuan pemuda Indonesia.
Koleksi Majalah Jong Sumatra di Museum Sumpah Pemuda. (IDN Times/Umi Jari Widayah)
Jong Sumatra adalah majalah yang diterbitkan oleh organisasi Jong Sumatranen Bond pada 1918. Majalah ini merupakan media Jong Sumatranen Bond (JSB) untuk menyebarkan gagasan organisasinya
Melansir kebudayaan.kemedikbud.go, JSB ialah organisasi pemuda Sumatra yang didirikan pada 2 Desember 1917 di gedung STOVIA, Batavia. Majalah ini mulai terbit pada Januari 1918 dan menjadi media resmi organisasi untuk menyampaikan gagasan serta memperkuat solidaritas pemuda Sumatra.
Melalui Jong Sumatra, JSB menyebarkan pemikiran organisasi dan membangun kesadaran kebangsaan di kalangan pemuda. Majalah ini juga mencerminkan tahap awal pergerakan kepemudaan yang masih berbasis kedaerahan, sebelum kemudian berkembang menjadi gerakan yang lebih mengarah pada persatuan Indonesia.
Setiap koleksi menegaskan satu pesan yang sama dan persatuan tidak lahir secara tiba-tiba, melainkan dibangun melalui diskusi, organisasi dan keberanian generasi muda.