Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta sopir dan perusahaan truk yang menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean hingga mengalami kerusakan parah dijatuhi sanksi tegas apabila terbukti lalai.
Pramono mengatakan telah meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta berkoordinasi dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri untuk menindak pelanggaran tersebut.
"Yang kemarin kejadian di salah satu yang kemudian yang sama karena apa, sopirnya main HP, saya sudah meminta kepada Dinas Perhubungan melakukan koordinasi dengan Kakorlantas, siapa pun yang melakukan itu ditindak sekeras-kerasnya," kata Pramono di Balai Kota, Jumat (17/7/2026).
