Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pramono Akan Cari Anggaran APBD Sampai CSR untuk Bangun JPO Tendean

Pramono Akan Cari Anggaran APBD Sampai CSR untuk Bangun JPO Tendean
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan Menghadiri Press Conference Jakarta Kreatif Festival (JKF) Tahun 2026 (Bank Indonesia). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Intinya Sih
  • Pemprov DKI Jakarta berencana membangun kembali JPO Tendean yang rusak, dengan mencari pendanaan dari APBD Perubahan, CSR, atau kerja sama strategis.
  • Gubernur Pramono menegaskan pentingnya JPO Tendean karena lokasinya padat aktivitas warga dan harus segera dibangun kembali demi keselamatan pejalan kaki.
  • Proses hukum terkait insiden diserahkan kepada dinas dan aparat penegak hukum, sementara kondisi lalu lintas di kawasan Tendean kini sudah kembali normal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mencari berbagai sumber pendanaan untuk membangun kembali Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Tendean di Jakarta Selatan, yang rusak setelah tertabrak truk pengangkut alat borepile.

Pramono mengatakan, pembangunan JPO belum dapat langsung dilakukan, karena anggarannya belum tersedia. Namun, ia memastikan pemerintah tidak akan menunda pembangunan, mengingat JPO tersebut berada di lokasi yang padat aktivitas masyarakat.

"Kalau Bina Marga menyampaikan bahwa belum akan dibangun karena memang pasti anggarannya belum ada, maka dengan demikian saya akan mencarikan ruang, apakah melalui APBD Perubahan, atau dana-dana CSR, atau dana-dana KLB (Kejadian Luar Biasa), atau kami mengundang strategic partner untuk membangun itu," kata Pramono di Balai Kota, Rabu (15/7/2026).

1. JPO Tendean letaknya strategis

Pramono Akan Cari Anggaran APBD Sampai CSR untuk Bangun JPO Tendean
Petugas saat memperbaiki JPO Jalan Tendean, Jakarta, Selasa (13/7/2026). (X/Polda Metro Jaya)

Menurut Pramono, keberadaan JPO Tendean sangat penting dan strategis, sehingga harus segera dibangun kembali.

"Tetapi yang jelas, karena lokasi itu adalah lokasi yang sangat padat dan strategis, harus segera ada JPO untuk menyelesaikan persoalan di lapangan. Jadi, itu yang paling penting," ujarnya.

2. Pemprov DKI Jakarta serahkan insiden pada APH

Pramono Akan Cari Anggaran APBD Sampai CSR untuk Bangun JPO Tendean
Truk tabrak JPO Tendean, Selasa (15/7/2026). (Dok Bina Marga DKI_

Terkait usulan agar Pemprov DKI Jakarta menuntut ganti rugi kepada pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut, Pramono menyerahkan prosesnya kepada dinas terkait bersama aparat penegak hukum (APH).

"Nanti biar dinas terkait beserta APH yang akan memproses itu, apakah dilakukan penuntutan atau tidak, tentunya dinas terkait dan APH yang akan melakukannya," ujar Pramono.

3. Lalu lintas sudah normal

Pramono Akan Cari Anggaran APBD Sampai CSR untuk Bangun JPO Tendean
Petugas saat memperbaiki JPO Jalan Tendean, Jakarta, Selasa (13/7/2026). (X/Polda Metro Jaya)

Pramono mengatakan, lalu lintas di kawasan Jalan Tendean baru kembali normal setelah proses penanganan pascakejadian selesai.

"Karena baru kejadian kemarin dan baru diselesaikan tadi pagi sebenarnya, serta lalu lintas juga baru normal tadi pagi, saya mengikuti dengan saksama perkembangan yang ada," katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More