Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mantan Presiden Joko Widodo menemui pendukungnya di PN Jaktim, Jakarta, Kamis (5/11/2026).(IDN Times/Yosafat Diva Bayu)

Jakarta, IDN Times - Presiden Ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo dan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep menemui massa pendukung yang berada di luar Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (5/11/2026) siang.

Pantauan IDN Times di lokasi, aksi tersebut dilakukan secara bergantian saat jeda skors persidangan. Awalnya, Kaesang lebih dulu menemui massa yang berada di sekitar PN Jaktim sekitar pukul 12.20 WIB. Kehadiran Kaesang langsung disambut massa yang ingin bersalaman dan swafoto. Namun ia berjalan sembari mendapat pengawalan. Sehingga warga maupun jurnalis tidak bisa mendekat.

Kaesang terus berjalan keliling ke sejumlah titik hingga mendekat ke mobil komando. Massa simpatisan sempat merayu Kaesang untuk mau berorasi. Namun Kaesang hanya tertawa menanggapi tawaran tersebut.

Kaesang menyapa dan hanya sesekali bersalaman dengan warga yang memaksa mendekat. Tak ada sepatah kata apapun yang disampaikan Kaesang kepada awak media. Setelah itu, ia langsung kembali ke dalam Gedung PN Jaktim.

Tak berselang lama, sekitar pukul 12.40 WIB, Jokowi juga ke luar untuk menemui pendukungnya. Pengawalan terhadap Jokowi jauh lebih ketat ketimbang Kaesang. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu dijaga ketat oleh puluhan kepolisian.

Awak media yang bertugas meliput pun beberapa kali meminta agar Jokowi mau mendekat sekadar untuk melakukan wawancara cegat atau doorstop. Namun langkah Jokowi juga tak berhenti. Ia terus melanjutkan langkah.

Pendukung yang hadir tampak antusias hingga histeris menyuarakan dukungan terhadap Jokowi. Sementara Jokowi hanya senyum menyapa di balik badan besar aparat kepolisian yang berjaga.

"Pak Jokowi, Pak Jokowi, ya ampun," kata seorang ibu-ibu yang kesulitan berupaya mendekat. Tak sedikit pula orang yang mendekat terhimpit hingga terdorong hampir jatuh.

Jokowi tak berjalan terlalu jauh, ia hanya menghampiri massa yang berada sekitar puluhan langkah dari gerbang PN Jaktim.

Sejumlah jurnalis terus berupaya mendekat Jokowi untuk menanyakan isu mengenai sidang, politik, hingga isu penyadapan Presiden RI, Prabowo Subianto. Sayangnya upaya itu tidak berhasil karena banyaknya aparat yang menjaga dengan ketat.

Editorial Team

Related Article