Kampanye di CFD, PMI Sebut DBD Musuh Bersama dan Wabah Mengkhawatirkan

PMI DKI Jakarta dan Dinkes DKI Jakarta menggelar kampanye interaktif untuk mengedukasi warga tentang pencegahan DBD.
PMI memantau wilayah rawan DBD di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur karena potensi genangan air.
Edukasi PSN 3M Plus melalui MDPP telah menjangkau 178.358 jiwa di sejumlah kelurahan di Jakarta.
Jakarta, IDN Times - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, Beky Mardani menyatakan penyakit Demam Berdarah Degue (DBD) merupakan musuh bersama yang harus diperangi. Hal ini disampaikan Beky Maradani dalam kegiatan kampanye interaktif di CFD Bundaran HI Jakarta, Minggu (27/9/2026).
Dalam acara itu, PMI DKI Jakarta menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta membawa maskot nyamuk jentik raksasa sebagai bagian dari upaya pencegahan DBD.
"Kita maksudkan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mengetahui bahwa demam berdarah itu masih menjadi wabah yang mengkhawatirkan," kata Mardani di CFD, Bundaran HI, Jakarta.
1. PMI sebut kasus DBD di Jakbar relatif tinggi

PMI DKI Jakarta ajak warga cegah DBD. (IDN Times/Amir Faisol). Mardani mengatakan, PMI akan terus memantau perkembangan kasus DBD di daerah-daerah rawan, seperti di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
Menurut dia di kawasan ini potensi terjadinya DBD masih tinggi karena dipengaruhi beberapa hal, di antaranya struktur tanah hingga genangan air yang memicu berkembangbiaknya nyamuk jemantik.
"Edukasi kepada masyarakat ini kita harapkan ada kesadaran bersama dari masyarakat bahwa demam berdarah masih menjadi musuh kita bersama," kata dia.
2. Kampanye DBD dikemas lebih interaktif

Alunan angklung ikut ramaikan kampanye pencegahan DBD di CFD Bundaran HI. (IDN Times/Amir Faisol). Mardani mengatakan, melalui kampanye tersebut, masyarakat diajak memahami dan menerapkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M Plus. Gerakan tersebut, di antaranya menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, serta memanfaatkan kembali barang yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk.
Dalam kampanye di CFD, PMI DKI Jakarta membawa maskot nyamuk raksasa. Kampanye tersebut juga dimeriahkan alunan musik angklung yang mengiringi rombongan relawan PMI DKI Jakarta. Pesan pencegahan DBD disampaikan dengan cara yang lebih atraktif di tengah aktivitas warga, sehingga tidak terasa seperti penyuluhan formal. Para relawan juga terus mengajak masyarakat yang mengikuti CFD untuk bersama-sama melakukan langkah pencegahan DBD dari lingkungan rumah.
"Edukasi dikemas secara interaktif agar pesan pencegahan dengue lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain penyampaian informasi kegiatan di HBKB juga diisi dengan fun-walk interaktif, pemeriksaan cek kesehatan gratis (CKG) komunitas, permainan interaktif DBD (lempar bola dan ular tangga)," kata Beky dalam keterangannya.
3. PMI sebut edukasi PSN 3Plus jangkau 178 ribu jiwa di Jakarta

PMI DKI Jakarta ajak warga cegah DBD. (IDN Times/Amir Faisol). Becky menambahkan kampanye ini juga menjadi bagian dari edukasi melalui Mosquito-Borne Sisease Prevention Program (MDPP) yang telah dilaksanakan di sejumlah wilayah DKI Jakarta.
Edukasi PSN 3M plus melalui program tersebut telah menjangkau 178.358 jiwa di Kelurahan Balekambang dan Pekayon, Jakarta Timur serta Kelurahan Pengadegan dan Pejaten Timur Jakarta Selatan.
" melalui semangat "Satu Rumah Satu Jumantik Zero Jentik", PMI Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan para mitra mengajak masyarakat menjadikan pemberantasan jentik sebagai kebiasaan bersama," kata dia.

![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)

















