Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita mobil Toyota Alphard. Penyitaan ini terkait dugaan korupsi pemberian fasilitas pembiayaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
"Bahwa pada hari ini telah dilakukan penyitaan, satu unit mobil berjenis Alphard tahun 2023 terkait perkara pemberian fasilitas pembiayaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Kamis (31/7/2025).
Budi menjelaskan, mobil tersebut dimiliki perusahaan salah satu tersangka dalam perkara ini. Saat disita, mobil itu dikuasai oleh seorang Anggota DPR, namun Budi tak menjelaskan siapa sosok yang dimaksud.
"KPK tentunya akan mendalami mengapa mobil tersebut berada dalam penguasaan yang bersangkutan," ujarnya.
KPK dalam kasus ini telah menetapkan lima tersangka. Mereka adalah debitur PT Petro Energy yakni Jimmy Masrin (JM), Susy Mira Dewi Sugiarta (SMD), dan Direktur Utama PT Petro Energy, Newin Nugroho.
Lalu, Dwi Wahyudi dan Arif Setiawan selaku Direktur LPEI.
Total ada 11 debitur yang mendapatkan fasilitas kredit dari LPEI. Hal ini berpotensi menimbulkan kerugian negara Rp11,7 triliun.
Khusus Petro Energy, negara diduga dirugikan Rp549,4 miliar.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Kasus LPEI, KPK Sita Alphard dari Anggota DPR

Gedung KPK (IDN Times/Aryodamar)
Curated For You
- KPK Periksa Eks Direktur LPEI soal Pembiayaan Bermasalah12 Apr 2025, 09:44 WIB
- 2 Eks Direktur LPEI Dipanggil KPK Terkait Korupsi Fasilitas Kredit10 Apr 2025, 12:50 WIB
- Kasus Korupsi LPEI, KPK Sita 24 Aset Senilai Rp882,5 M20 Mar 2025, 18:42 WIB
Editorial Team
EditorDwifantya Aquina
Related Article
Heboh Kemunculan Ikan Oarfish di Lombok, Ini Penjelasan DKP NTB!25 Agu 2026, 19:55 WIB
2,28 Juta Hektare Wilayah Jabar Rawan Karhutla, Sukabumi Tertinggi25 Agu 2026, 19:53 WIB
Panji Reswara Menang Sengit atas Wakil Malaysia, Laga Berakhir 3 Gim25 Agu 2026, 19:48 WIB
Anak 5 Tahun Meninggal di RSUD Aeramo, Kemenkes Sebut Bukan Akibat Gempa25 Agu 2026, 19:29 WIB
Alasan Menhut dan Menteri LH Tak Dampingi Prabowo ke Lokasi Karhutla25 Agu 2026, 19:28 WIB
CEK FAKTA: Benarkah RI Buka Ruang Udara untuk Malaysia-Singapura?25 Agu 2026, 19:02 WIB
5 Cara Elegan Menghadapi Rekan Kerja Toksik Tanpa Perlu Emosi, Smooth!25 Agu 2026, 19:00 WIB
Polisi Sita 3 Plastik Klip Bekas Sabu dan Bong dari Revaldo Fifaldi25 Agu 2026, 18:43 WIB
Data Terbaru Karhutla Sumatra, Titik Api Terbanyak Ada di Sumsel25 Agu 2026, 18:25 WIB
PLTS Gilimanuk Tandai Bergesernya Kelistrikan di Bali25 Agu 2026, 18:18 WIB
Tawarkan Layanan 3some Rp3 Juta via MiChat, Dua Warga Bekasi Diadili25 Agu 2026, 18:07 WIB
DLH Makassar Tambah 30 Motor dan 10 Arm Roll untuk Angkut Sampah25 Agu 2026, 18:05 WIB
Pelayaran Surabaya-NTT Tetap Jalan, DLU Kirim 60 Ton Bantuan ke NTT25 Agu 2026, 18:05 WIB
Pria di Lamsel Lecehkan Saudara Ipar, Ancam Pakai Pistol Rakitan25 Agu 2026, 18:01 WIB
Publik Figur Dukung Aksi Masyarakat Pati di Jakarta25 Agu 2026, 18:00 WIB
Perbandingan Nutrisi Hot Dog vs Kebab, Mana yang Bikin Cepat Gemuk?25 Agu 2026, 18:00 WIB
Jasad Pria Ditemukan Hangus Usai Warga Padamkan Api di Tambun Bekasi25 Agu 2026, 17:57 WIB
Walhi Temukan Dugaan 1.091 Hotspot di Sumsel di Wilayah Konsesi Perusahaan25 Agu 2026, 17:31 WIB
BNPB: Total 77.912 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, 24.597 Kategori Berat25 Agu 2026, 17:18 WIB
Pengungsi di NTT Capai 185.131, Terus Bertambah karena Gempa Susulan25 Agu 2026, 17:14 WIB