Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah menggeledah kantor Wali Kota Madiun, Jawa Timur. Penggeledahan ini terkait kasus korupsi Wali Kota Maidi.
"Hari ini, tim melanjutkan penggeledahan di Kantor Walikota Madiun," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, pada Kamis (29/1/2026).
Hingga artikel ini dimuat, penggeledahan masih berlangsung. Sehingga, hasilnya belum diketahui.
Maidi telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemerasan dengan modus fee proyek dan pemerasan serta gratifikasi. Selain Maidi, KPK juga menetapkan dua tersangka lain yakni Rochim Ruhdiyanto selaku orang kepercayaan Maidi dan Thariq Megah selaku Kepala Dinas PUPR Kota Madiun.
Ruhdiyanto disangkakan telah melanggar Pasal 12 Huruf e UU No.20 Tahun 2021 jo. Pasal 20 jo Pasal 21 UU No.1 tahun 2023 tentang KUHP, sedangkan Thariq Megah disangkakan melanggar Pasal 12 B UU 31 Tahun 1999 jo.UU No.20 Tahun 2021 jo. Pasal 20 jo Pasal 21 UU No.1 tahun 2023 tentang KUHP.
Lalu, Maidi disangkakan melanggar Pasal 12 B UU 31 Tahun 1999 jo.UU No.20 Tahun 2021 jo. Pasal 20 jo Pasal 21 UU No.1 tahun 2023 tentang KUHP dan Pasal 12 Huruf e UU No.20 Tahun 2021 jo. Pasal 20 jo Pasal 21 UU No.1 tahun 2023 tentang KUHP.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Kasus Maidi, Kantor Wali Kota Madiun Digeledah KPK

Wali Kota Madiun Maidi (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Take a Deeper Read
Curated For You
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- KPK Geledah Dinas Perkim, Sita Bukti Baru Kasus Wali Kota Madiun 28 Jan 2026, 09:31 WIB
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
Editorial Team
EditorSatria Permana
Related Article
Anak 6 Tahun Meninggal di Kayong Utara, Diduga karena ISPA Kabut Asap16 Oct 2026, 16:48 WIB
Kiriman Kabut Asap Indonesis Bikin Malaysia Tunda Ujian Sekolah16 Oct 2026, 16:47 WIB
283 Ribu Warga Terdampak Kekeringan, NTB Tetapkan Status Kedaruratan16 Oct 2026, 16:40 WIB
Polda Jambi Pecat 2 Anggota Terkait Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 202616 Oct 2026, 16:39 WIB
KontraS Desak Reformasi Peradilan Militer Usai MK Beri Waktu 2 Tahun Revisi UU16 Oct 2026, 16:38 WIB
Kronologi Ratusan Warga Serpong Lagoon Tangsel Terkena Muntaber Massal16 Oct 2026, 16:28 WIB
Kortastipidkor Usut Korupsi Proyek Apartemen Metro Galaxy Bekasi Rp629,8 M 16 Oct 2026, 16:19 WIB
Ditangkap KPK, PDIP Bakal Jatuhkan Tegas Buat Bupati Klaten Hamenang16 Oct 2026, 16:16 WIB
Asap Karhutla TNWK Kepung Permukiman, Warga Lamtim Takut Sesak Napas16 Oct 2026, 16:02 WIB
Unisa Jogja Diharap Jadi Role Model Kampus Perempuan Berkemajuan16 Oct 2026, 15:59 WIB
Kebakaran Hutan Gunung Lawu Meluas 10 Hektare, Api Dipadamkan Manual16 Oct 2026, 15:49 WIB
8 Tempat Makan Pizza Lokal di Bandung Bisa Buat Kuliner Akhir Pekan16 Oct 2026, 15:47 WIB
Kemen PPPA Aktifkan Pos SAPA Usai Bencana di Aceh dan Sumbar16 Oct 2026, 15:46 WIB
Persib Kawal Kasus Kekerasan di Batang, Polisi Minta Bobotoh Tenang16 Oct 2026, 15:45 WIB
20 Band Bakal Tampil di Festival Musik Keras Bandung, Ada Burgerkill16 Oct 2026, 15:43 WIB
Jokowi Sebut Isu Ijazah Adalah Operasi Politik, Ada Penumpang Gelap16 Oct 2026, 15:41 WIB
DPR Desak Prabowo Buka Data Korporasi Penerima Konsesi Terlibat Karhutla16 Oct 2026, 15:15 WIB
Koalisi Masyarakat Sumsel Desak Korporasi Terlibat Karhutla Ditindak16 Oct 2026, 15:10 WIB
Kemhan: 2 Wamen Dibutuhkan untuk Respons Tantangan Pertahanan Modern16 Oct 2026, 15:08 WIB
Kapolri Minta MUI Keluarkan Fatwa Haram Vape Buntut Marak Narkotika Cair16 Oct 2026, 15:01 WIB