Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Viral Tabel Desil 2026 di Media Sosial, Kemensos: Hoaks!

Viral Tabel Desil 2026 di Media Sosial, Kemensos: Hoaks!
Penerima Bansos saat mengambil bantuan pangan beras. IDN Times/Riyanto.
  • Kemensos membantah infografis Sistem Desil Terbaru 2026 yang mengaitkan desil dengan pengeluaran, kondisi rumah, dan status bantuan sosial.
  • Dalam DTSEN, desil adalah peringkat kesejahteraan keluarga dari Desil 1 hingga Desil 10, bukan patokan nominal pengeluaran.
  • Status kesejahteraan data DTSEN dapat dicek secara online melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos menggunakan NIK KTP.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kementerian Sosial membantah infografis “Sistem Desil Terbaru 2026” yang beredar di media sosial. Infografis itu mengaitkan desil dengan nominal pengeluaran, kondisi rumah, hingga status bantuan sosial, padahal Kemensos menyatakan materi tersebut bukan dibuat oleh kementerian.

“Belakangan ini beredar infografis Sistem Desil Terbaru 2026 yang mengaitkan desil dengan nominal pengeluaran, kondisi rumah, hingga status bantuan sosial. Faktanya, infografis tersebut bukan dibuat oleh Kementerian Sosial,” tulis Pusdatin Kemensos, dikutip Kamis (13/8/2026).

  1. 1. Desil bukan patokan nominal pengeluaran

    Petugas menempelkan stiker Keluarga Miskin di salah satu rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial di Indramayu, Jawa Barat, Senin (26/12/2022). Sebanyak 7.777 rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program bantuan sosial dilabeli dengan stiker Keluarga Miskin oleh Dinas Sosial Kabupaten Indramayu sebagai bentuk transparansi penyaluran bansos supaya tepat sasaran. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/rwa.
    Petugas menempelkan stiker Keluarga Miskin di salah satu rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial di Indramayu, Jawa Barat, Senin (26/12/2022). Sebanyak 7.777 rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program bantuan sosial dilabeli dengan stiker Keluarga Miskin oleh Dinas Sosial Kabupaten Indramayu sebagai bentuk transparansi penyaluran bansos supaya tepat sasaran. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/rwa.

    Kemensos menjelaskan, Kepmensos Nomor 22/HUK/2026 menempatkan desil sebagai peringkat kesejahteraan keluarga dalam DTSEN. Desil 1 merupakan 10 persen kelompok kesejahteraan terbawah, sedangkan Desil 2 berada 10 persen di atasnya. Pembagian berlanjut hingga Desil 10 sebagai 10 persen kelompok paling sejahtera.

  2. 2. Tabel viral bukan produk Kemensos

    ilustrasi pembagian bansos (IDN Times/Aditya Pratama)
    ilustrasi pembagian bansos (IDN Times/Aditya Pratama)

    Kemensos menegaskan, DTSEN tidak digunakan untuk mengategorikan masyarakat berdasarkan besaran pengeluaran per kapita per bulan. Penjelasan ini membantah tabel yang beredar dengan nominal pengeluaran pada tiap desil.

    “Faktanya, infografis tersebut bukan dibuat oleh Kementerian Sosial,” tulis mereka.

  3. 3. Apa itu desil dan cara cek desil sendiri

    Foto penyaluran Bansos beras 10 kg di Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima beberapa waktu lalu (IDN Times/Juliadin)
    Foto penyaluran Bansos beras 10 kg di Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima beberapa waktu lalu (IDN Times/Juliadin)

    Cara cek desil status kesejahteraan data DTSEN dapat dilakukan secara online menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos. Cukup masukkan data wilayah, NIK, ketik kode verifikasi, lalu klik cari untuk melihat kelompok desil.

    Mengutip laman resmi Kabupaten Gunungkidul, pada 9 April 2026, dijelaskan bahwa desil sebagai sistem pemeringkatan kesejahteraan yang membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok, dari tingkat kesejahteraan terendah hingga tertinggi.

    Desil 1 - Sangat Miskin: Kondisi ekonomi paling bawah, kesulitan memenuhi kebutuhan dasar dan menjadi prioritas utama bansos.

    Desil 2 - Miskin: Berpendapatan rendah dan rentan terhadap kenaikan harga atau kondisi ekonomi.

    Desil 3 - Hampir Miskin: Belum tergolong miskin, tetapi berisiko jatuh miskin akibat PHK atau tekanan ekonomi.

    Desil 4 - Rentan Miskin: Relatif stabil, tetapi rentan terhadap bencana, sakit, atau penurunan pendapatan.

    Desil 5 - Pas-pasan: Penghasilan cukup untuk kebutuhan, tetapi belum sepenuhnya sejahtera dan masih berpeluang mendapat bantuan.

    Desil 6 - Menengah ke Atas: Pendapatan relatif stabil dan lebih aman dari risiko kemiskinan sehingga bukan prioritas bansos reguler.

    Data desil bersifat dinamis dan dapat diperbarui melalui mekanisme pemerintah maupun usulan masyarakat. Pembaruan data dikaitkan dengan DTSEN, SIKS-NG, serta aplikasi Cek Bansos. Namun, penjelasan tersebut merupakan informasi yang dimuat di situs resmi Kalurahan Ngunut, bukan dokumen resmi Kemensos.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More