Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita tiga bidang tanah milik mantan Dirjen Binapenta Kementerian Ketenagakerjaan, Haryanto. Ia merupakan tersangka dugaan korupsi pengurusan Tenaga Kerja Asing di Kementerian Ketenagakerjaan.
"Pada pekan lalu, penyidik juga melakukan penyitaan aset dari Tersangka HY," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo pada Selasa (19/8/2025).
Berikut rincian aset yang disita KPK dari Haryanto:
- Sebidang tanah beserta bangunan seluas 954 m2 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah
- Sebidang tanah beserta tanaman tumbuh seluas 630 m2 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah
- Dua bidang tanah dengan total luas 1.336 m2 yang berlokasi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah
Diketahui, KPK menetapkan delapan tersangka dalam kasus pemerasan pengurusan rencana penggunanan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Mereka adalah eks Dirjen Binapenta dan PKK 2020-2023 Suhartono, Staf Ahli Menaker yang juga mantan Dirjen Binapenta Haryanto, Eks Direktur PPTKA Wisnu Pramono, eks Koordinator Uji Kelayakan PPTKA Devi Angraeni, Pejabat Pembuat Komitmen PPTKA Gatot Widiartono, staf PPTKA Putri Citra Wahyoe, Jamal Shodiqin, dan mantan staf PPTKA Alfa Ehsad.
Para tersangka diduga menerima uang pemerasan hingga Rp53,7 miliar. Selain dinikmati para tersangka, Rp8,9 miliar di antaranya juga dinikmati Pegawai Kemnaker.
Berikut rincian uang yang diterima para tersangka:
Eks Dirjen Binapenta Suhartono: Rp460 juta
Staf Ahli Menaker Yasierli, Haryanto: Rp18 miliar
Eks Direktur PPTKA Wisnu Pramono: Rp580 juta
Eks Koordinator Uji Kelayakan PPTKA Devi Angraeni: Rp2,3 miliar
PPK PPTKA Gatot Widiartono: Rp6,3 miliar
Staf PPTKA Putri Citra Wahyoe: Rp13,9 miliar
Staf PPTKA Jamal Shodiqin: Rp1,1 miliar
Eks Staf PPTKA Alfa Ehsad: Rp1,8 miliar
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Kasus Pengurusan TKA, KPK Sita 4 Tanah Milik Mantan Dirjen Kemenaker

Gedung KPK (IDN Times/Aryodamar)
Take a Deeper Read
Curated For You
- 4 Tersangka Korupsi Pengurusan TKA Kemnaker Ditahan KPK24 Jul 2025, 18:58 WIB
- Kala Penikmat Duit Haram Korupsi Kemnaker Masih Mampu Tersenyum18 Jul 2025, 05:33 WIB
- KPK Terima Pengembalian Rp8,5 M Terkait Kasus Korupsi di Kemnaker17 Jul 2025, 19:30 WIB
Topics
Editorial Team
EditorDwifantya Aquina
Related Article
Sah! Galang Putra Rahman 'Naik Takhta' Dilantik Wakil Bupati Way Kanan31 Oct 2026, 09:01 WIB
Prancis Siagakan 70 Ribu Polisi Hadapi Protes saat Halloween31 Oct 2026, 08:58 WIB
Jual Video Bugil Anaknya di Medsos, Ayah di Pakistan Ditangkap31 Oct 2026, 08:54 WIB
Serangan Israel di Gaza Tewaskan Lima Warga Palestina dan Lukai 3231 Oct 2026, 08:52 WIB
PBB Kecam Kekerasan dan Penangkapan Demonstran Pelajar di Prancis31 Oct 2026, 08:50 WIB
Jaksa Korsel Kembali Tuntut Hukuman Mati untuk Eks Presiden Yoon31 Oct 2026, 08:45 WIB
Inggris Kucurkan Tambahan Bantuan Rp241,8 Triliun untuk Ukraina31 Oct 2026, 08:43 WIB
Sidang Majelis Umum PBB Sahkan Resolusi Tuntut AS Cabut Embargo Kuba31 Oct 2026, 08:39 WIB
Prakiraan Cuaca Sumsel 31 Oktober, Hujan Guyur 17 Wilayah31 Oct 2026, 08:29 WIB
[OPINI] Ketika Angka Pertumbuhan Ekonomi Tidak Lagi Cukup31 Oct 2026, 08:13 WIB
Kondisi Perairan Lampung 31 Oktober 2026, Waspada Gelombang 2,5 Meter31 Oct 2026, 08:03 WIB
Usman Hamid: Indonesia Belum Terlambat jika Ingin Keluar dari BoP Sekarang31 Oct 2026, 08:00 WIB
Cegah Sampah Nyangkut, Jembatan Baru Kemang Bekasi Rp60 M Dibangun Tanpa Pilar31 Oct 2026, 07:31 WIB
13 Fakta Demo Mahasiswa 28-29 Oktober 2026 di Jakarta31 Oct 2026, 07:30 WIB
Polemik Konflik Agraria Pangalengan, Petani Mengaku Diculik-Dianiaya31 Oct 2026, 07:15 WIB
OKX Catat 48 Laporan Cadangan Aset, Perkenalkan Perlindungan Akun31 Oct 2026, 07:12 WIB
Jadwal KRL Solo-Jogja Hari Ini Sabtu 31 Oktober, Liburan Akhir Pekan? Cek Jamya31 Oct 2026, 07:10 WIB
Ikuti Tren, Cara Stroberi Accessories Bertahan Lebih dari Dua Dekade31 Oct 2026, 07:06 WIB
5 Alasan Kita Lebih Mudah Membeli Barang Saat Bayarnya Dicicil31 Oct 2026, 07:05 WIB
PLN Nusantara Power Sebalang Salurkan Bantuan Pendidikan dan Sarana Ibadah31 Oct 2026, 07:02 WIB