Jakarta, IDN Times - Wacana penyediaan fasilitas tempat penitipan anak (daycare) di kawasan industri mulai bergerak. Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menggandeng Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mempercepat implementasi program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) di lingkungan kerja.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, mengatakan, isu daycare di tempat kerja menjadi perhatian pemerintah setelah masuk dalam tuntutan buruh pada Mayday 2026.
“Ini (fasilitas penitipan anak) sebenarnya merupakan tahapan yang pernah kita kerjakan tapi ada penekanan hasil dari tuntunan buruh pada waktu May Day yang kemudian dijawab oleh Bapak Presiden, namanya program daycare. Oleh karena itu, kami mengajak (APINDO) untuk berdiskusi barangkali ada yang bisa dikerjakan bersama,” kata Wihaji, dikutip Selasa (26/5/2026).
