Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mensos: Anak Pahlawan Sayuti Melik Dirawat di Sentra STPL Bekasi

Mensos: Anak Pahlawan Sayuti Melik Dirawat di Sentra STPL Bekasi
Mensos Syaifullah Yusuf bersama Pimred IDN Times Uni Lubis dalam sesi Real Talk di kantor IDN, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2026). (IDN Times/Manggar Tirta Alamsyah)
Intinya Sih
  • Kemensos mengevakuasi Heru Baskoro, anak Pahlawan Nasional Sayuti Melik, ke Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi untuk mendapatkan bantuan residensial serta rehabilitasi medis dan sosial.
  • Heru dan istrinya, Treyzia, sebelumnya tinggal di Kanada selama 21 tahun namun kini kesulitan finansial akibat gangguan penglihatan yang dialami Heru dan biaya pengobatan yang tinggi.
  • Gus Ipul menekankan pentingnya data akurat agar bantuan sosial tepat sasaran, sementara Kemensos melakukan verifikasi kebutuhan dasar dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk penanganan lanjutan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan Kemensos sudah mengevakuasi Heru Baskoro (84), anak penulis naskah proklamasi sekaligus Pahlawan Nasional Sayuti Melik ke Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi, Jawa Barat. Heru akan mendapatkan bantuan residensial, rehabilitasi medis, dan sosial.

"Langsung kita kirim tim ke sana dan sekarang sudah kita bawa ke sentra milik Kemensos di Bekasi. Ya tentu akan direhabilitasi. Ada rehabilitasi medis, ada rehabilitasi yang lain yang mungkin dibutuhkan sesuai hasil asesmennya," kata Gus Ipul, Kamis (16/7/2026).

1. Siapkan hunian sementara di sentra

Mensos Saifullah Yusuf atau Gus lpul dan Seskab Teddy Indra Wijaya
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus lpul) dan Seskab Teddy Indra Wijaya saat meninjau Sekolah Rakyat di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi (kemensos.go.id)

Berdasarkan data yang dihimpun, Heru dan istrinya, Treyzia selama kurang lebih 21 tahun hidup dan menetap di Kanada dengan status permanent resident. Namun, kehidupan keduanya berubah setelah Heru mengalami gangguan penglihatan. Biaya pengobatan menghabiskan sebagian besar tabungan Heru dan Treyzia, sehingga saat ini keduanya mengalami kesulitan finansial.

Gus Ipul menjelaskan, pihaknya akan melakukan asesmen lanjutan untuk mengetahui jenis bantuan yang dibutuhkan oleh keluarga pahlawan nasional Republik Indonesia tersebut sesuai dengan program yang dimiliki Kemensos. Saat ini, Heru dan Treyzia diberikan tempat tinggal sementara di STPL Bekasi.

"Kita siapkan untuk hunian sementara di sentra kita. Sambil juga tentu ada pemeriksaan medis dan lain sebagainya. Kemudian kita lakukan pendampingan dan kedepan seperti apa, tentu ini masih membutuhkan waktu," jelasnya.

2. Data akurat afra bantuan telat sasaran

Mensos Saifullah Yusuf atau Gus lpul dan Seskab Teddy Indra Wijaya
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus lpul) dan Seskab Teddy Indra Wijaya saat meninjau Sekolah Rakyat di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi (kemensos.go.id)

Gus Ipul menegaskan, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya data akurat mengenai masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial. Ia pun mendorong pemerintah daerah agar terlibat aktif dalam pemutakhiran data.

"Ini kembali lagi menyangkut data. Maka itulah, data menjadi sangat penting. Dan satu tahun lebih ini, atas arahan Bapak Presiden Prabowo, kita melakukan konsolidasi data," ungkapnya.

3. Kemensos tetap lakukan verifikasi

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau SRMA 26 Makassar pada 19 April 2026. (Dok. Kemensos)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau SRMA 26 Makassar pada 19 April 2026. (Dok. Kemensos)

Sehubungan dengan hal ini Kemensos telah melakukan identifikasi kebutuhan dasar serta kondisi kesehatan Heru dan Treyzia. Koordinasi dengan pemerintah daerah, lembaga sosial, dan sumber-sumber dukungan masyarakat sedang diupayakan untuk pemenuhan kebutuhan dasar keduanya selama proses penanganan kasus ini.

Selain itu, Kemensos juga akan melakukan penelusuran dan verifikasi terhadap kondisi keluarga, dokumen pendukung, kepemilikan aset, serta informasi lain yang diperlukan sebagai dasar penetapan intervensi sosial yang tepat.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More