Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kemensos Salurkan Rp435,3 Miliar Bantuan Pascabencana Sumatra

3 min read
Kemensos Salurkan Rp435,3 Miliar Bantuan Pascabencana Sumatra
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melakukan rapat koordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo terkait pembangunan Gedung Sekolah Rakyat permanen di kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (26/5/2026). (Biro Humas Kemensos/Bayu Aprianto)
  • Kemensos menyiapkan Rp435,3 miliar bantuan pascabencana di Sumatra, mencakup bantuan isi hunian untuk 107.609 KK dan jaminan hidup bagi 83.333 jiwa.
  • Bantuan disalurkan melalui PT Pos Indonesia kepada penerima di Kota Langsa, Aceh Utara, Nagan Raya, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Lima Puluh Kota.
  • Aceh Utara menerima alokasi terbesar Rp328,456 miliar; Kemensos berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar penyaluran tertib, tepat sasaran, dan segera diterima masyarakat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times – Kementerian Sosial (Kemensos) RI mulai menyalurkan bantuan pascabencana untuk masyarakat terdampak di beberapa wilayah Sumatra. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan bantuan tersebut telah cair dan siap disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

Total bantuan yang disiapkan mencapai Rp435,3 miliar dan diberikan dalam bentuk bantuan jaminan hidup serta bantuan isi hunian.

“Hari ini bantuan jaminan hidup dan isi hunian untuk enam kabupaten/kota di Sumatra sudah cair," kata Gus Ipul di sela-sela kunjungannya ke Sekolah Rakyat di Ngawi, dikutip dari siaran pers, Sabtu (19/9/2026).

  1. 1. Total bantuan mencapai Rp435,3 miliar

    ilustrasi penggalangan dana
    ilustrasi penggalangan dana (pexels.com/Defrino Maasy)

    Kemensos menyiapkan bantuan senilai Rp435.327.550.000 bagi masyarakat terdampak bencana di enam kabupaten/kota di Sumatra.

    Bantuan tersebut terdiri dari Rp322,8 miliar untuk bantuan isi hunian bagi 107.609 kepala keluarga (KK) dan Rp112,5 miliar untuk bantuan jaminan hidup bagi 83.333 jiwa.

    "Totalnya Rp435,3 miliar dan siap disalurkan melalui PT Pos kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujar Gus Ipul.

  2. 2. Bantuan disalurkan ke enam wilayah

    Ilustrasi dampak bencana alam - Lokasi terdampak banjir bandang, di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara. Tim gabungan berupaya maksimal dalam melakukan pencarian korban hilang kendati belum ditemukannya satu korban lainnya. (BNPB)
    Ilustrasi dampak bencana alam - Lokasi terdampak banjir bandang, di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara. Tim gabungan berupaya maksimal dalam melakukan pencarian korban hilang kendati belum ditemukannya satu korban lainnya. (BNPB)

    Gus Ipul mengatakan, bantuan ini diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana di enam kabupaten/kota, yakni Kota Langsa, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Utara, dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

    Penyaluran bantuan ini dilakukan melalui PT Pos Indonesia kepada masyarakat yang berhak menerima.

    "Pencairan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat setelah bencana. Jadup ditujukan untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat, sedangkan bantuan isi hunian membantu keluarga terdampak kembali melengkapi kebutuhan rumah tangga mereka," kata Gus Ipul.

  3. 3. Aceh Utara dapat alokasi terbesar

    Dua orang saling menyerahkan amplop putih berisi uang lembaran Rupiah merah 100 ribu
    Ilustrasi penyerahan bantuan dana atau uang tunai dalam amplop putih. (pexels.com/Defrino Maasy)

    Gus Ipul mengatakan, Kabupaten Aceh Utara menjadi daerah yang menerima alokasi bantuan terbesar dengan total Rp328,456 miliar.

    "Bantuan terbesar dialokasikan untuk Kabupaten Aceh Utara, dengan total Rp328,456 miliar, terdiri atas bantuan isi hunian bagi 101.900 KK sebesar Rp305,7 miliar dan jaminan hidup bagi 16.857 jiwa sebesar Rp22,756 miliar," kata dia.

    Selain Aceh Utara, Kemensos mengalokasikan bantuan sebesar Rp72,977 miliar untuk Kabupaten Tapanuli Tengah, Rp32,674 miliar untuk Kota Langsa, Rp553,15 juta untuk Kabupaten Lima Puluh Kota, Rp398,7 juta untuk Kabupaten Nagan Raya, serta Rp267,45 juta untuk Kabupaten Tapanuli Utara.

  4. 4. Kemensos minta bantuan segera diterima masyarakat

    ilustrasi sukarelawan bantuan bencana alam (pexels.com/RDNE Stock project)
    ilustrasi sukarelawan bantuan bencana alam (pexels.com/RDNE Stock project)

    Gus Ipul mengatakan, Kemensos akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar proses penyaluran bantuan berjalan tertib serta tepat sasaran.

    “Setelah dananya cair, yang paling penting adalah memastikan bantuan segera sampai kepada penerima dan benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Gus Ipul.

    Menurut dia, bantuan pemerintah ini bukan hanya ketika bencana terjadi. Akan tetapi mendampingi masyarakat sampai mereka bisa menata kembali kehidupannya.

    Dia berharap bantuan ini menjadi penguat bagi keluarga terdampak untuk bangkit dan memulai kembali hidupnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More