Jakarta, IDN Times - Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi NasDem, Rudi Hartono Bangun, mendorong investigasi tabrakan maut Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line, di Stasiun Bekasi Timur, Senin, 27 April 2026, dilakukan secara transparan. Dia mengatakan tak boleh ada tawar-menawar dalam keselamatan transportasi.
"Saya menyampaikan dukacita untuk seluruh korban dan keluarga. Kejadian ini harus menjadi peringatan keras bahwa aspek keselamatan tidak boleh ditawar dalam operasional transportasi publik,” ujar Rudi dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).
