Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke Petugas Haji 2026

- Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan petugas haji atas dedikasi mereka dalam memastikan penyelenggaraan ibadah haji 2026 berjalan lancar dan memberikan layanan terbaik bagi jemaah.
- DPR melaporkan penurunan biaya haji hingga Rp6 juta serta upaya pemerintah mempercepat antrean keberangkatan, yang kini turun dari sekitar 40 tahun menjadi sekitar 26 tahun.
- Tim Pengawas Haji menyoroti peningkatan sistem keimigrasian, akomodasi berbintang lima di zona satu Madinah, serta menu konsumsi yang lebih beragam dan sesuai selera jemaah Indonesia.
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026. Apresiasi tersebut disampaikan saat menerima pimpinan Komisi VIII DPR RI, Tim Pengawas Haji, serta jajaran Kementerian Haji di kediamannya di Hambalang, Bogor, Rabu (17/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Presiden menilai pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan dengan baik berkat kerja sama berbagai pihak. Mulai dari pemerintah, DPR, hingga penyelenggara haji dinilai memiliki peran penting dalam memastikan layanan bagi jemaah dapat terlaksana secara optimal.
“Bapak Presiden secara pribadi dan mewakili pemerintah sebagai Kepala Pemerintahan maupun Kepala Negara menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Haji, Wakil Menteri Haji berserta dengan seluruh jajaran Kementerian Haji, dan menyampaikan terima kasih juga kepada pimpinan DPR RI dan pimpinan Komisi VIII atas terselenggaranya penyelenggaraan haji tahun ini dengan baik,” ujar Prasetyo di Hambalang.
1. Prabowo sampaikan penghargaan kepada petugas haji

Selain menyampaikan apresiasi kepada para pemangku kepentingan, Presiden juga memberikan perhatian khusus kepada petugas haji yang bertugas mendampingi jemaah selama musim haji berlangsung. Dedikasi dan komitmen mereka dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Beliau juga ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas, kurang lebih petugas haji ada 2.000 orang yang telah menjalankan tugas dengan penuh kedisiplinan, dengan penuh dedikasi, dengan penuh semangat untuk memastikan memberikan layanan yang terbaik kepada seluruh jemaah,” kata dia.
Prasetyo menyampaikan, presiden Prabowo menilai semangat pengabdian yang ditunjukkan para petugas patut mendapat penghormatan. Kerja keras mereka selama berada di Tanah Suci dinilai mencerminkan komitmen negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Beliau juga menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama dari seluruh jemaah kita dan beliau mendoakan semoga semua menjadi haji mendapatkan mabrur,” ucap dia.
2. Prabowo ingin antrean haji bisa dipercepat

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Tim Pengawas Haji DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyampaikan sejumlah hasil pengawasan yang telah dilakukan sepanjang penyelenggaraan haji tahun ini.
Menurut Cucun, DPR bersama pemerintah berupaya menghadirkan perbaikan dalam pelayanan haji pada masa pemerintahan Presiden Prabowo. Salah satu capaian yang disampaikan kepada Presiden adalah penurunan biaya penyelenggaraan ibadah haji.
Cucun mengapresiasi ongkos haji berhasil turun hingga Rp6 juta dalam kurun dua tahun untuk lebih dari 200 ribu calon jemaah haji.
Selain itu, menurut Cucun, Prabowo juga ingin memperpendek masa tunggu keberangkatan haji. Cucun menyebut antrean yang sebelumnya mendekati 35 hingga 40 tahun kini telah ditekan menjadi sekitar 26 tahun.
"Beliau menyampaikan kalau bisa lebih cepat lagi seperti apa skemanya supaya antrean ini tidak panjang," kata Cucun.
3. DPR singgung ada sejumlah perbaikan

Dalam aspek keberangkatan, Tim Pengawas Haji melaporkan sistem keimigrasian Indonesia dinilai semakin baik. Sistem tersebut mampu mengantisipasi keberangkatan jemaah ilegal sehingga proses perjalanan ibadah haji menjadi lebih tertib dan aman.
Peningkatan layanan juga dirasakan pada fasilitas akomodasi. Cucun menjelaskan sekitar 17 ribu jemaah haji reguler tahun ini mendapatkan akomodasi di zona satu kawasan Masjid Nabawi, Madinah, dan menempati hotel-hotel berbintang lima.
Menurutnya, banyak jemaah menyampaikan apresiasi atas kualitas hotel yang mereka tempati selama menjalankan ibadah haji.
Selain akomodasi, layanan konsumsi juga mengalami peningkatan. Tim Pengawas Haji mencatat menu makanan bagi jemaah kini lebih beragam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari proses negosiasi antara Kementerian Haji dan pihak penyedia layanan atau syarikah di Arab Saudi.
Cucun juga menyoroti kualitas nasi yang dinilai lebih sesuai dengan selera masyarakat Indonesia karena menggunakan beras yang dikirim dari Tanah Air.















