Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Megah! Kapal Pinisi Karya Dus Duk Duk & Erika Richardo Berlabuh di Pacific Place Mall Jakarta
"Pinisi Nusantara" ini merupakan hasil kolaborasi inovator kemasan ramah lingkungan Dus Duk Duk, seniman visual Erika Richardo, dan Pacific Place Mall (Dok. Dus Duk Duk × Erika Richardo × Pacific Place Mall)
  • Pinisi Nusantara berskala 1:1 berdiri di Main Atrium Pacific Place Mall Jakarta menggunakan lebih dari 1.000 lembar kardus dari 100 persen serat daur ulang.
  • Instalasi ini merupakan kolaborasi Dus Duk Duk, Erika Richardo, dan Pacific Place Mall untuk perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
  • Rangkaian kegiatan mencakup penanaman 525 bibit mangrove di Pulau Pari, live painting, serta lokakarya mini kapal Pinisi dari kardus.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Instalasi kapal Pinisi Nusantara berskala 1:1 dari lebih dari 1.000 lembar kardus daur ulang dipamerkan.
  • Who?
    Dus Duk Duk, Erika Richardo, dan Pacific Place Mall berkolaborasi menghadirkan Pinisi Nusantara.
  • Where?
    Instalasi berdiri di Main Atrium, Ground Floor, Pacific Place Mall Jakarta.
  • When?
    Instalasi mengudara dari tanggal 14 Agustus hingga 5 September 2026.
  • Why?
    Instalasi menjadi perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 serta memadukan seni, pelestarian budaya, dan komitmen pelestarian lingkungan.
  • How?
    Kapal berdimensi 12 x 6 meter dibangun dengan kardus dari 100 persen serat daur ulang dan dihias visual yang merepresentasikan peta Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ada kapal Pinisi besar di Pacific Place Mall Jakarta. Namanya Pinisi Nusantara. Kapal ini dibuat dari lebih dari 1.000 lembar kardus daur ulang oleh Dus Duk Duk, Erika Richardo, dan Pacific Place Mall. Kapalnya ada sampai 5 September 2026. Orang-orang juga bisa melukis bersama dan membuat kapal kecil dari kardus.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kolaborasi Dus Duk Duk, Erika Richardo, dan Pacific Place Mall mempertemukan kreativitas, budaya, serta penggunaan kardus dari serat daur ulang dalam satu instalasi. Kegiatan live painting, lokakarya keluarga, dan penanaman 525 bibit mangrove juga menghadirkan ruang interaksi kultural yang disertai tindakan ekologis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times — Di tengah hiruk-pikuk pusat perbelanjaan elite ibu kota, sebuah pemandangan spektakuler sukses menghentikan langkah para pengunjung. Sebuah kapal Pinisi raksasa berskala 1:1 dengan dimensi 12 x 6 meter berdiri gagah di Main Atrium, Ground Floor, Pacific Place Mall Jakarta. Bukan terbuat dari kayu ulin atau jati kokoh peninggalan pelaut ulung, mahakarya bahari ini seluruhnya dibangun menggunakan lebih dari 1.000 lembar kardus yang berasal dari 100 persen serat daur ulang.

Kehadiran bahtera monumental bernama "Pinisi Nusantara" ini merupakan hasil kolaborasi inovator kemasan ramah lingkungan Dus Duk Duk, seniman visual Erika Richardo, dan Pacific Place Mall. Mengudara dari tanggal 14 Agustus hingga 5 September 2026, instalasi ini bukan sekadar pajangan estetis temporer, melainkan sebuah monumen perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang meleburkan batas antara seni, pelestarian budaya, dan komitmen pelestarian lingkungan.

1. Mendobrak Batas Material Sederhana

"Pinisi Nusantara" ini merupakan hasil kolaborasi inovator kemasan ramah lingkungan Dus Duk Duk, seniman visual Erika Richardo, dan Pacific Place Mall (Dok. Dus Duk Duk × Erika Richardo × Pacific Place Mall)

Pemilihan medium kardus untuk membangun lambang kejayaan maritim Nusantara ini membawa pesan sirkular yang sangat kuat. Founder dan CEO Dus Duk Duk, Arif Susanto, menegaskan bahwa inovasi ini dirancang untuk menantang batas kreativitas sekaligus mengubah persepsi publik terhadap barang-barang daur ulang.

“Pinisi Nusantara menjadi bukti bahwa material sederhana seperti kardus dapat memiliki potensi yang luar biasa ketika dipertemukan dengan kreativitas dan kolaborasi," tutur Arif. Ia menekankan bahwa karya raksasa ini adalah sebuah medium baru untuk merayakan kebesaran budaya Indonesia, sembari membuktikan bahwa industri kreatif dan visi keberlanjutan lingkungan (sustainability) dapat berjalan beriringan tanpa harus saling mengorbankan.

Bagi Dus Duk Duk dan Erika Richardo, ini bukanlah gebrakan perdana mereka. Pada perayaan kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025 lalu, duet kreatif ini telah sukses mencuri perhatian publik nasional dan diganjar rekor MURI lewat pembuatan instalasi Pesawat Airbus A320 berskala 1:10 dari material kardus. Tahun ini, ambisi mereka ditarik jauh lebih ekstrem dengan menghadirkan sebuah kapal dalam ukuran yang sebenarnya.

2. Kanvas Raksasa Kebinekaan Nusantara

"Pinisi Nusantara" ini merupakan hasil kolaborasi inovator kemasan ramah lingkungan Dus Duk Duk, seniman visual Erika Richardo, dan Pacific Place Mall (Dok. Dus Duk Duk × Erika Richardo × Pacific Place Mall)

Bagi Erika Richardo, lambung dan layar Pinisi Nusantara adalah kanvas tanpa batas yang sempurna untuk menerjemahkan keanekaragaman Indonesia. Sentuhan visual yang ia torehkan tidak digoreskan secara acak, melainkan dirancang secara teliti untuk memetakan pesona budaya Nusantara dari ufuk timur hingga barat.

"Pinisi merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO. Saya berharap instalasi ini tidak hanya menginspirasi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan seni dan budaya Indonesia, khususnya kepada anak-anak dan ibu-ibu," ungkap Erika.

Ia menjelaskan bahwa lukisan yang menyelimuti kapal raksasa tersebut secara geografis merepresentasikan peta Indonesia. Tarikan kuasnya bercerita tentang kekayaan tradisi Nusantara, yang mengalir mulai dari keelokan tanah Papua di ujung kanan kapal, hingga berlabuh pada pesona Pulau Sumatra di ujung kiri lambung kapal.

3. Sinergi Lintas Sektor dan Aksi Nyata Ekologis

"Pinisi Nusantara" ini merupakan hasil kolaborasi inovator kemasan ramah lingkungan Dus Duk Duk, seniman visual Erika Richardo, dan Pacific Place Mall (Dok. Dus Duk Duk × Erika Richardo × Pacific Place Mall)

Kemegahan Pinisi Nusantara ini mendapat apresiasi langsung dari para pemangku kebijakan. Peresmiannya turut dihadiri oleh sederet pejabat penting negara, di antaranya Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini, serta Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual Kementerian Kebudayaan I Made Dharma Suteja.

Proyek gotong royong ini juga ditopang oleh ekosistem kemitraan yang masif, melibatkan berbagai kementerian, APP Group, Dekkson, D8lapan En6m Production Indonesia, hingga jaringan media partner nasional terkemuka.

Namun, esensi perayaan kemerdekaan ini tidak berhenti pada rasa takjub di dalam pusat perbelanjaan. Dus Duk Duk dan seluruh kolaborator memastikan bahwa mahakarya seni ini diiringi dengan tindakan ekologis yang nyata. Sebagai bentuk komitmen terhadap alam, Pinisi Nusantara dirangkai dengan kelanjutan kampanye #HarmoniBagiBumi, yang dieksekusi melalui aksi penanaman 525 bibit pohon mangrove di pesisir Pulau Pari, Kepulauan Seribu.

Guna melengkapi pengalaman kultural tersebut, masyarakat luas juga diajak berinteraksi langsung melalui kegiatan live painting bersama Erika Richardo, serta lokakarya merakit dan menghias mini kapal Pinisi dari kardus bagi keluarga. Dari tumpukan kardus bekas menjadi bahtera megah, Pinisi Nusantara sukses membuktikan bahwa kolaborasi kreatif mampu menghidupkan kembali cerita kejayaan masa lalu, sekaligus merawat napas bumi untuk masa depan.

Editorial Team

Related Article