Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Paspor 31 Negara Bisa Lalui Auto Gate di Bandara Suvarnabhumi Thailand

Paspor 31 Negara Bisa Lalui Auto Gate di Bandara Suvarnabhumi Thailand
Ilustrasi suasana bandara internasional Suvarnabhumi, Thailand. (unsplash.com/Markus Winkler)
  • Thailand memperluas akses auto gate di Bandara Suvarnabhumi untuk pemegang paspor dari 31 kewarganegaraan tambahan mulai akhir Agustus, demi mengurai kemacetan imigrasi dan mempercepat kedatangan internasional.
  • Kebijakan ini diproyeksikan melayani 6,5 juta wisatawan jangka pendek dan 900 ribu pemegang visa jangka panjang per tahun; 53 persen penumpang kedatangan akan memakai jalur otomatis.
  • Penerapan dilakukan bertahap dengan prioritas bagi data biometrik terdaftar, sambil mengoptimalkan zona imigrasi, menambah rencana infrastruktur, dan mengingatkan pendaftaran TDAC resmi gratis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Thailand resmi memperluas akses auto gate atau jalur otomatis pemeriksaan paspor di Bandara Suvarnabhumi bagi pemegang paspor dari 31 kewarganegaraan tambahan mulai akhir Agustus. Langkah strategis ini dilakukan, guna mengatasi kemacetan parah di area imigrasi yang kerap terjadi pada jam-jam sibuk dan mempercepat arus kedatangan wisatawan internasional di pintu masuk utama negara tersebut.

Kebijakan ini diambil setelah pemerintah meninjau kepadatan di Suvarnabhumi pada 17 Agustus 2026. Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan Suphajee Suthumpun memimpin kunjungan tersebut bersama Menteri Pariwisata Surasak Phancharoenworakul, dan pejabat senior bidang transportasi, dilansir The Straits Times.

  1. 1. Perluasan auto gate diproyeksikan layani 6,5 juta wisatawan

    Potret Bandara Suvarnabhumi di Thailand. (pexels.com/Hoài Nam)
    Potret Bandara Suvarnabhumi di Thailand. (pexels.com/Hoài Nam)

    Wakil juru bicara pemerintah, Lalida Periswiwatana, mengatakan kriteria pemilihan 31 negara tambahan tersebut dihitung berdasarkan indikator keamanan nasional, rekam jejak statistik penolakan masuk, serta peringkat indeks Paspor Henley.

    "Biro Imigrasi Thailand pada prinsipnya telah menyetujui perluasan tersebut. Nantinya, perubahan itu akan membuat sekitar 6,5 juta wisatawan jangka pendek dan 900 ribu pemegang visa jangka panjang tertentu diperkirakan akan terakomodasi di jalur otomatis setiap tahunnya," kata Lalida, dikutip dari Xinhua.

    Ia menambahkan saat beroperasi penuh, diperkirakan 53 persen penumpang yang tiba akan melewati imigrasi melalui gerbang otomatis, sedangkan sisanya akan diproses oleh petugas.

    Berdasarkan data operasional, Bandara Suvarnabhumi melayani rata-rata 70 ribu kedatangan internasional setiap hari, dengan total trafik harian mencapai 190 ribu penumpang per hari selama high season (puncak musim wisata). Kepadatan tertinggi terjadi pada pukul 13.00-17.00, ketika 5 ribu hingga 6 ribu penumpang memadati ruang imigrasi setiap jamnya.

  2. 2. Efisiensi auto gate berimbas pada perekonomian nasional

    Wisata Pasar Terapung di Bangkok, Thailand. (pixabay.com/Dean Moriarty)
    Wisata Pasar Terapung di Bangkok, Thailand. (pixabay.com/Dean Moriarty)

    Pemerintah Thailand menegaskan bahwa efisiensi di pintu kedatangan berdampak langsung pada perekonomian nasional secara keseluruhan. Proses imigrasi yang lancar dinilai dapat memberi kesan pertama yang positif, serta mendorong belanja wisatawan di berbagai sektor pendukung, mulai dari penerbangan, perhotelan, ritel, kuliner, hingga transportasi lokal.

    Penerapan auto gate baru ini akan dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan teknis, sistem keamanan, dan integrasi data biometrik. Wisatawan yang pernah berkunjung ke Thailand dan datanya telah terdaftar diprioritaskan dapat langsung memanfaatkan fasilitas ini. Sedangkan, pendatang baru tetap diharuskan melewati pemindaan biometrik terlebih dahulu.

  3. 3. Thailand optimalkan zona imigrasi dan perketat pengawasan pendaftaran TDAC

    Ilustrasi kota Bangkok, Thailand. (unsplash.com/Markus Winkler)
    Ilustrasi kota Bangkok, Thailand. (unsplash.com/Markus Winkler)

    Sebagai langkah penanganan jangka pendek, Biro Imigrasi dan pengelola bandara akan memaksimalkan tiga zona imigrasi dan mengarahkan arus penumpang ke area yang lebih sepi. Pihaknya juga akan menyelaraskan jumlah personel imigrasi di loket manual dengan jadwal penerbangan padat.

    Selain pembenahan sistem imigrasi, pemerintah juga tengah merencanakan perluasan ruang tunggu, peningkatan fasilitas transit, serta pengembangan infrastruktur jangka panjang. Upaya ini untuk mengantisipasi pertumbuhan industri penerbangan dan lonjakan penumpang di masa depan.

    Di sisi lain, otoritas Thailand mengimbau para wisatawan internasional untuk mewaspadai situs web tidak resmi yang mengenakan biaya untuk pendaftaran Kartu Kedatangan Digital Thailand (TDAC). Pihak berwenang menegaskan bahwa pendaftaran melalui saluran resmi pemerintah bersifat gratis dan mengimbau wisatawan tidak memberikan data pribadi ke platform pihak ketiga.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More