Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mendagri Tito Bantah Paksakan Daerah Bencana Masuk Fase Pemulihan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dalam acara SAT 2026.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dalam acara SAT 2026. (IDN Times/Herka Yanis)
Intinya sih...
  • Mendagri Tito membantah memaksakan puluhan kabupaten di daerah terdampak banjir dan tanah longsor segera bergeser dari fase tanggap darurat ke transisi darurat bencana.
  • Ada 36 kabupaten atau kota di tiga provinsi di Sumatra yang bergerak menuju ke transisi darurat bencana, sementara 16 kabupaten lainnya masih membutuhkan perhatian khusus.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, membantah memaksakan puluhan kabupaten di daerah terdampak banjir dan tanah longsor segera bergeser dari fase tanggap darurat ke transisi darurat bencana.

Sejauh ini sudah ada 36 kabupaten atau kota di tiga provinsi di Sumatra yang bergerak menuju ke transisi darurat bencana. Sedangkan, 16 kabupaten lainnya masih membutuhkan perhatian khusus.

"Ada 36 (kabupaten atau kota) yang sudah mendekati relatif atau normal (usai dihantam banjir dan tanah longsor)," ujar Tito usai berbicara di program 'Semangat Awal Tahun' by IDN Times di IDN HQ, Jakarta Selatan pada Rabu (14/1/2026).

Mantan Kapolri itu pun tak membantah masih ada daerah di Aceh yang memberlakukan tanggap darurat bencana. Sedangkan, Sumatra Utara dan Sumatra Barat sudah sepenuhnya masuk ke fase transisi pemulihan bencana.

Tito mengaku mendapatkan informasi tentang kondisi di lapangan dari masing-masing bupati. Pada Senin kemarin, dia kembali menggelar rapat koordinasi dengan para kepala daerah di Pulau Sumatra untuk mengetahui kondisi terbaru usai banjir dan tanah longsor.

"Saya kan dialog satu-satu dengan para bupatinya. Otomatis sumber informasi saya adalah bupati. Bila bupati salah (memberikan informasi), silakan rakyat salahkan bupatinya dong. Karena saya dialog dengan mereka dua kali dalam waktu empat hari," kata dia.

"Saya juga sudah wanti-wanti kepada para bupati agar tidak berbohong (soal kondisi daerahnya). Kalau bohong maka Anda (bupati) yang bertanggung jawab," ujar dia.

Pernyataan Tito itu untuk merespons pandangan di media sosial bahwa ada sejumlah daerah di Sumatra yang belum layak untuk bergeser dari fase tanggap darurat bencana. Apalagi hujan dengan intensitas tinggi masih sering mengguyur daerah-daerah terdampak bencana sehingga mengakibatkan banjir susulan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional dan Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, mengatakan, ketika suatu kabupaten atau kota sudah bergeser ke fase transisi darurat bencana, maka pencarian terhadap korban sudah dihentikan. Pencarian terhadap korban tetap dapat dilakukan bila lokasi dan posisi korban telah diketahui.

Di sisi lain, bila status tanggap darurat bencana terus diperpanjang, maka biaya penanganan bencana akan membengkak.

Ketika ditanyakan apakah status tanggap darurat di Provinsi Aceh berpeluang kembali diperpanjang, Tito berharap area tersebut sudah bisa bergeser ke fase transisi pemulihan bencana. Sebelumnya, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memperpanjang status tanggap darurat bencana hingga 22 Januari 2026.

"Mudah-mudahan gak (diperpanjang lagi)," kata.

IDN Times kembali menggelar Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan. Acara ini digelar di IDN HQ, Jakarta Selatan, pada 14-15 Januari 2026.

SAT 2026 by IDN Times menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, dan tokoh-tokoh inspiratif. Dengan tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas, SAT 2026 dirancang buat menjangkau Milenial dan Gen Z sekaligus menjadi wadah membahas isu-isu berkembang saat ini.

SAT 2026 juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh inspiratif melalui penghargaan "Inspiring Newsmaker of The Year 2026."

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More

Menlu Sugiono Nilai Ekonomi Indonesia Masih Solid

14 Jan 2026, 19:55 WIBNews