Trump Sesumbar Serangan ke Iran Didukung Semua Pihak

- Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi serangan gabungan Amerika-Israel terhadap Iran, dengan alasan program nuklir Iran menjadi ancaman besar bagi keamanan nasional AS.
- Trump menyebut tujuan utama operasi tersebut adalah menghancurkan kemampuan rudal dan angkatan laut Iran, serta mencegah negara itu memperoleh senjata nuklir.
- Serangan yang terjadi pada 28 Februari 2026 menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan 49 pejabat tinggi lainnya, menurut pernyataan Trump.
Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, semua orang mendukung AS untuk menyerang Iran.
Pemimpin AS tersebut membenarkan serangan gabungan Amerika-Israel terhadap Iran, dengan mengatakan, program nuklir negara itu merupakan ancaman yang semakin besar bagi Amerika Serikat.
“Ini adalah kesempatan terbaik terakhir kita untuk menyerang dan melenyapkan ancaman yang tak tertahankan yang ditimbulkan oleh rezim yang sakit dan jahat ini,” kata Presiden AS Donald Trump kepada media di Ruang Timur Gedung Putih, Senin (2/3/2026).
Ia mengatakan, tujuannya jelas, utamanya untuk menghancurkan kemampuan rudal Iran.
“Kedua, kita akan memusnahkan angkatan laut mereka. Kita telah menghancurkan 10 kapal. Mereka berada di dasar laut. Ketiga, kita akan memastikan bahwa sponsor teror nomor satu di dunia tidak akan pernah bisa mendapatkan senjata nuklir,” kata Trump, dikutip dari Al Jazeera.
Serangan gabungan AS-Israel ke Iran menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei. Selain itu, Trump mengatakan, 49 pemimpin Iran tewas dalam serangan pertama pada Sabtu (28/2/2026).

















