Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mensos Larang Demo di Luar: Masuk Kantor Kemensos!
Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat menghadiri kunjungan kerja dalam rangka Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial di Aula Arafah Asrama Haji Makassar, Selasa (15/9/2026). IDN Times/Asrhawi Muin
  • Menteri Sosial Syaifullah Yusuf meminta masyarakat yang ingin berdemo menyampaikan aspirasi langsung di dalam kantor Kementerian Sosial.
  • Gus Ipul memerintahkan jajaran Kemensos agar tidak lagi membiarkan demonstrasi berlangsung di luar kantor, melainkan mempersilakan peserta masuk.
  • Masyarakat diminta memberi tahu atau membuat janji sebelum datang, agar Kemensos dapat menyiapkan kebutuhan, termasuk untuk aspirasi dari satu hingga dua orang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Sosial Republik Indonesia, Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul, meminta masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi agar datang langsung ke dalam kantor Kementerian Sosial (Kemensos). Hal itu karena Kemensos memiliki tugas untuk melayani masyarakat.

"Karena tugas Kemensos adalah melayani rakyat! Jadi, tugas kami di sini melayani rakyat," kata Gus Ipul di Gedung Kemensos, Kamis (17/9/2026).

Gus Ipul bahkan meminta jajarannya untuk tidak lagi membiarkan masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi hanya melakukan demonstrasi di luar kantor.

"Maka ini kepada staf-staf, saya perintahkan tidak boleh ada lagi demo di luar! Kalau ada orang demo, silakan masuk ke dalam," ujarnya.

Dia juga meminta masyarakat yang hendak datang untuk menyampaikan aspirasi agar memberi tahu Kemensos terlebih dahulu. Dengan begitu, pihaknya dapat menyiapkan kebutuhan bagi masyarakat yang datang.

"Syukur-syukur kalau memberitahu sebelumnya. Berapa yang mau datang sehingga kami bisa menyiapkan, mungkin kalau gak ya ada minuman lah," katanya.

Menurutnya, masyarakat yang datang dalam jumlah sedikit pun tetap dapat menyampaikan aspirasinya, selama terlebih dahulu membuat janji.

"Tidak apa-apa satu sampai dua orang asal janjian datang," ujar dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article