Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menpan RB Rini Dorong Para Lulusan IPDN Terus Kembangkan Kompetensi
Kepada para lulusan IPDN, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini berpesan agar mampu membangun birorkasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Dok. Kemenpan RB)
  • Presiden Prabowo melantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN 2026 di Sumedang dan meminta mereka melayani, melindungi, serta mengayomi masyarakat tanpa birokrasi berbelit.
  • Lulusan IPDN akan ditempatkan di instansi pusat, daerah, hingga wilayah 3T; mereka diharapkan menjadi ASN jujur, disiplin, bebas korupsi, dan penggerak pembangunan.
  • Menteri PANRB Rini Widyantini meminta lulusan terus mengembangkan kompetensi digital dan data, membangun birokrasi responsif, beretika, kolaboratif, serta memimpin melalui keteladanan kerja nyata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto melantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN angkatan XXXIII tahun 2026 dan meminta mereka melayani masyarakat tanpa birokrasi berbelit. Menteri PANRB Rini Widyantini mendorong pengembangan kompetensi digital dan data.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto, Menteri PANRB Rini Widyantini, serta 1.204 lulusan IPDN terdiri dari 728 putra dan 476 putri terlibat dalam pelantikan dan pengarahan.
  • Where?
    Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN berlangsung di Sumedang. Para lulusan direncanakan ditempatkan di instansi pusat, daerah, serta wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.
  • When?
    Pelantikan berlangsung pada Rabu, 29 Juli 2026, bagi lulusan IPDN angkatan XXXIII tahun 2026.
  • Why?
    Para lulusan diharapkan menjadi aparatur yang jujur, disiplin, bersih, berani mengambil keputusan, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta penggerak birokrasi dan pembangunan daerah.
  • How?
    Presiden memberikan arahan pelayanan publik dan penempatan lulusan ke berbagai instansi. Menteri Rini meminta mereka terus belajar, mengembangkan kompetensi digital dan data, menjaga etika, serta mengedepankan kolaborasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto melantik Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), di Sumedang, Rabu (29/7/2026). Di hadapan lulusan IPDN angkatan XXXIII tahun 2026 ini, presiden mengingatkan agar selalu melayani kebutuhan masyarakat dengan cepat tanpa birokrasi yang berbelit.

“Saudara harus melayani, melindungi, dan mengayomi rakyat Indonesia dengan sebaik-baiknya. Rakyat kita tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit,” tegas Presiden Prabowo kepada 1.204 lulusan IPDN, yang terdiri dari 728 putra dan 476 putri.

1. Lulusan IPDN akan disebar ke instansi pusat, daerah, hingga daerah 3T

Kepada para lulusan IPDN, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini berpesan agar mampu membangun birorkasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Dok. Kemenpan RB)

Lulusan IPDN akan disebar ke instansi pusat, daerah, hingga daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Presiden mengatakan bahwa masyarakat mengharapkan aparatur yang jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani ambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan.

Presiden mendorong para Pamong Praja, sebutan bagi lulusan IPDN, agar menjadi penggerak birokrasi serta pembangunan di daerah. Sebagai aparatur sipil negara (ASN), para lulusan IPDN adalah ‘wajah negara’ yang dilihat oleh masyarakat.

“Dari sikap dan penampilan saudara, rakyat menilai apakah negara hadir atau tidak. Saudara adalah penggerak birokrasi pemerintahan, penentu keberhasilan pembangunan di lapangan,” ujar Presiden Prabowo.

2. Pamong Praja diharapkan jadi penggerak pembangunan di daerah

Kepada para lulusan IPDN, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini berpesan agar mampu membangun birorkasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Dok. Kemenpan RB)

Tahun ini, 10 lulusan terbaik IPDN berasal dari keluarga sederhana, seperti anak dari petani, atau buruh harian lepas. Bukan dari latar belakang keluarga pejabat negara. Aji Bayu Ramadhan (IPK 3,84) peraih Kartika Astha Brata, adalah anak dari buruh bangunan asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bagi Presiden, hal ini membuktikan seleksi CASN yang digelar pemerintah benar-benar berbasis kompetensi. Tidak lagi ada ‘titipan orang dalam’.

“NKRI dan Pancasila harus dipimpin oleh mereka yang terbaik, mereka yang beprestasi. Ini bukti meritokrasi, mereka yang berprestasi,” kata Presiden Prabowo.

3. Para lulusan diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat

Kepada para lulusan IPDN, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini berpesan agar mampu membangun birorkasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Dok. Kemenpan RB)

Kepada para lulusan IPDN, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini berpesan agar mampu membangun birorkasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menteri Rini mendorong para lulusan IPDN terus belajar dan mengembangkan kompetensi terutama pada bidang digital dan data.

“Teruslah mengembangkan kompetensi, terutama di bidang digital, serta pimpin dengan hati, data, dan keteladanan,” ungkap Rini.

Adaptif terhadap teknologi digital adalah salah satu implementasi dari core values ASN BerAKHLAK. Rini menegaskan para Pamong Praja ini kelak bisa menjadi pemimpin pemerintahan daerah yang mampu memberi dampak nyata bagi masyarakatnya.

“Jadilah pemimpin yang mampu memberi teladan dengan kerja nyata. Teruslah belajar, menjaga nilai-nilai etika, dan mengedepankan kolaborasi dalam setiap tugas,” kata Rini. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article